BINTAN, deltakepri.co.id — Posyandu Nosari Indah, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, mewakili Kabupaten Bintan dalam verifikasi Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Pusat 2026.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Putri, mengikuti tahapan verifikasi dan wawancara tersebut di Gedung PKK Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (23/9/2026).
Posyandu Nosari Indah sebelumnya meraih juara pertama Posyandu Berprestasi Bidang Kesehatan tingkat Kabupaten Bintan pada 2025.
Prestasi tersebut mengantarkannya menjadi perwakilan Bintan pada tingkat Provinsi Kepulauan Riau sebelum mengikuti tahapan verifikasi tingkat pusat.
Dalam verifikasi tersebut, Posyandu Nosari Indah memaparkan berbagai layanan dan inovasi yang dijalankan kader bersama masyarakat.
Salah satunya pelayanan berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, dewasa hingga lansia.
Hafizha mengatakan, keikutsertaan di tingkat pusat menjadi kesempatan bagi kader untuk menunjukkan praktik pelayanan yang telah dijalankan sekaligus bertukar pengalaman.
“Kami berharap keikutsertaan ini tidak hanya menjadi bagian dari penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi praktik baik dan terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di Kabupaten Bintan,” ujar Hafizha.
Salah satu inovasi yang dipresentasikan adalah PMT PALOKJIPA atau Pemberian Makanan Tambahan Pangan Lokal dari Jimpitan Sampah.
Program tersebut memanfaatkan sampah anorganik yang dikumpulkan masyarakat sebagai sumber dana untuk menyediakan bahan pangan lokal bergizi bagi balita.
Selain memberikan pelayanan di Posyandu, para kader juga melakukan kunjungan langsung ke rumah warga.
Sepanjang 2025, sebanyak 432 keluarga tercatat telah mendapat kunjungan dengan sasaran mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, dewasa hingga lansia.
Hafizha menilai keberadaan Posyandu harus terus diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas. Penguatan kapasitas kader dan keberlanjutan inovasi menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
“Yang paling penting adalah bagaimana Posyandu terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kapasitas kader, keberlanjutan inovasi dan pelayanan yang menjangkau seluruh siklus kehidupan akan terus kita perkuat,” katanya.
Verifikasi dan wawancara Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Pusat 2026 berlangsung pada 23–25 September 2026 dan diikuti perwakilan Posyandu dari berbagai daerah di Indonesia.
Penulis: Indra
Editor: Red












