Bintan

Dharma Wanita Persatuan Bintan Himbau Para Ibu Beri Asi Eksklusif Bayi

×

Dharma Wanita Persatuan Bintan Himbau Para Ibu Beri Asi Eksklusif Bayi

Sebarkan artikel ini
Penasehat DWP Bintan, Hafizha Rahmadhani saat menghadiri kegiatan seminar Dukung Ibu Bekerja Sukses Menyusui Anak di Aula Kantor Bupati Bintan, Selasa (29/8/2023) pagi.F-Diskominfo Bintan

Bintan, deltakepri.co.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bintan mengajak para ibu khususnya bagi ibu-ibu pekerja untuk selalu memberikan Air Susu Ibu (ASI) ekslusif kepada bayinya guna membentuk ketahanan tubuh, perkembangan dan kecerdasan anak.

Penasehat DWP Bintan, Hafizha Rahmadhani menuturkan bahwa pemberian ASI eksklusif untuk memenuhi gizi dan kualitas nutrisi bayi agar bisa terpenuhi dalam periode emasnya, sehingga dalam pertumbuhan anak nantinya tidak mengalami masalah akibat kurang pemberian ASI.

“Sesibuk apapun kita saat bekerja , usahakan agar kita bisa memberikan nutrisi yang terbaik bagi anak kita melalui ASI eksklusif,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepri Sukses Ekspor Ayam Hidup, Standar Kesehatan Hewan Diakui Singapura

Sementara itu, Ketua DWP Bintan, Elyza Riani, SH menuturkan bahwa pihaknya menyelenggarakan kegiatan seminar Dukung Ibu Bekerja Sukses Menyusui Anak di Aula Kantor Bupati Bintan, Selasa (29/8) pagi tersebut dengan menggandeng narasumber dari organisasi Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kepri sekaligus sempena memperingati bulan menyusui se dunia.

Ia juga berharap dengan kegiatan tersebut sekaligus mengajak para ibu pekerja untuk berkomitmen memberikan ASI eksklusif pada bayinya dengan harapannya kehidupan generasi muda dapat lebih kuat, karena kebutuhan gizinya tercukupi dengan ASI.

Baca Juga :  Warga Desa Lancang Kuning Bintan Pertanyakan Program Desa yang Mencapai Miliaran Rupiah

Dikatakannya juga bahwa seminar di ikuti sekitar 150 peserta dari ibu-ibu pekerja dalam upaya mendukung pemberian ASI eksklusif serta menerima sosialisasi, motivasi dan mendorong ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif sebagai bagian dari upaya mencegah stunting.

“Kegiatan ini sebagai usaha mensukseskan anak dari bebas stunting sekaligus juga upaya pemenuhan sarana ruang laktasi di ruang publik,”tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *