TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni Lis, menghadiri kegiatan Pesisir Menjawab di Taman Kelenteng Senggarang, Jumat (7/8/2026).
Forum tersebut menjadi ruang dialog antara TP PKK dan masyarakat pesisir untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Mengusung tema “Hadir Mendengar, Bergerak Bersama, Membangun Keluarga Sejahtera”, kegiatan tersebut mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, kondisi ekonomi nelayan, pernikahan usia dini, kebersihan lingkungan, penyebaran informasi hoaks di media sosial, hingga potensi cuaca ekstrem dan banjir rob.
Dalam dialog tersebut, Weni menegaskan bahwa peningkatan kesehatan ibu hamil dan pencegahan stunting menjadi salah satu prioritas TP PKK melalui Program Kerja (Pokja) IV.
“Ibu memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting. Karena itu, kami mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk memperkuat peran Dasawisma sebagai ujung tombak pembinaan keluarga di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Selain persoalan stunting, Weni juga menyoroti masih terbatasnya jumlah kader Posyandu di sejumlah wilayah pesisir.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu diatasi melalui penguatan kaderisasi dan peningkatan partisipasi masyarakat.
Ia mengatakan, persoalan kesehatan keluarga tidak dapat dipisahkan dari tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Karena itu, dialog juga membahas kondisi ekonomi nelayan, tingginya angka pernikahan usia dini, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Weni Lis mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus lebih bijak menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Hoaks dapat memicu keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, kita harus lebih cermat dalam menerima maupun menyebarkan informasi,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan banjir rob dengan mengikuti informasi serta imbauan dari pemerintah dan instansi terkait.
Pada kesempatan itu, Weni turut menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menjalankan program pengabdian masyarakat di Kota Tanjungpinang.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menjadi bentuk kolaborasi positif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat serta memberikan pengalaman nyata bagi dunia pendidikan.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa UGM yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat Tanjungpinang. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi warga sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa,” ujar Weni Lis.
Melalui forum Pesisir Menjawab, Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama TP PKK berharap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir dapat diidentifikasi lebih dini sehingga penanganannya dapat dilakukan secara terpadu melalui sinergi pemerintah, kader, dan masyarakat.
Penulis: Indra
Editor: Red












