BINTAN, deltakepri.co.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, memaparkan pentingnya Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN) dalam kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XXI Tahun 2026 di BPMP Kepri, Ceruk Ijuk, Kamis, 16 April 2026.
Ronny menjelaskan, IP ASN merupakan tolok ukur untuk menilai kualitas aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Indeks ini mencakup empat dimensi utama, yakni kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan disiplin.
“IP ASN menjadi instrumen penting untuk mengukur kapasitas dan integritas ASN, sekaligus sebagai dasar pengembangan karier dan peningkatan kinerja,” kata Ronny.
Ia menekankan bahwa dimensi kompetensi memiliki bobot terbesar dalam penilaian.
Karena itu, setiap ASN dituntut terus meningkatkan kemampuan melalui pendidikan dan pelatihan, baik teknis, fungsional, maupun kepemimpinan.
Sementara itu, kinerja ASN diukur melalui capaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) serta perilaku kerja.
Adapun aspek disiplin tetap menjadi bagian penilaian meskipun memiliki bobot lebih kecil.
Menurut Ronny, IP ASN tidak hanya berdampak bagi individu, tetapi juga bagi instansi dan masyarakat.
Bagi ASN, indeks ini berpengaruh terhadap pengembangan karier dan tambahan penghasilan pegawai (TPP).
Sedangkan bagi instansi, IP ASN menjadi indikator dalam evaluasi reformasi birokrasi.
Ia berharap melalui kegiatan Latsar, para CPNS dapat memahami pentingnya profesionalitas sejak awal sebagai aparatur negara.
“Kami ingin ASN yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal,” ujarnya.
Kegiatan Latsar CPNS Angkatan XXI ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mencetak aparatur yang profesional dan berdaya saing guna mendukung pembangunan daerah.
Penulis: Indra
Editor: Red












