Beranda Tanjungpinang Pelindo I Tanjungpinang pusatkan penjualan tiket di terminal counter

Pelindo I Tanjungpinang pusatkan penjualan tiket di terminal counter

0

Delta Kepri – GM Pelindo I Kota Tanjungpinang, Wayan Wirawan melalui Staff Operasional Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), R. Fulltimer mengungkapkan, dimulainya pengoperasian Counter Tiket pada tanggal 25 Januari lalu merupakan hasil dari kesepakatan seluruh pimpinan pelayaran yang beroperasi di Terminal Penumpang Domestik SBP.

“Atas dasar kesepakatan itu, GM Pelindo 1 SBP membuat surat edaran serta menghimbau agar segala aktivitas penjualan tiket dan checkin dipusatkan di terminal counter tiket yang telah kita tetapkan bersama,” ucap R. Fulltimer kepada Deltakepri.co.id, minggu (27/1) sore tadi.

Menurutnya, jika nantinya ditemukan masih ada calo tiket yang menjajakan tiket di Pelabuhan SBP, pihaknya akan memberikan sangsi hukum yang tegas.

“Jika masih ada sales market atau calo – calo tiket kapal berkeliaran di dalam area Pelabuhan SBP, kita komit akan memberikan sanksi, dan kita akan laporkan kepada Dirjen Perhubungan laut RI, melalui pimpinan tertinggi di KSOP Kelas 2 kota Tanjungpinang selaku regulator dan otoritas pelabuhan,” tegasnya.

Kata Fulltimer, semua ini demi terwujudnya pelayanan yang prima di Pelabuhan SBP.

“Saya hanya meneruskan apa yang disampaikan pak GM, dan ini berguna bagi terwujudnya smart terminal SBP,” katanya.

Fulltimer juga mengungkapkan, bahwa Direktur Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana sudah dua (2) kali melakukan kunjungan kerja (Kunker) Ke Tanjungpinang untuk melihat Progres pembangunan Pelabuhan SBP.

Dalam hasil Kunker tersebut, akhirnya Direktur Pelindo 1 memberikan apresiasi terhadap manajemen Pelindo 1 Tanjungpinang SBP, atas suksesnya pengoperasian pelabuhan bersamaan dengan pembangunan.

Dengan begitu, nantinya Pelindo 1 juga akan memberikan bimbingan kepada masyarakat Tanjungpinang tentang menjalankan program nasional, yaitu Gerakan Non tunai.

Diantaranya,

1. E Pass tap and go

Artinya, pass masuk pelabuhan hanya menggunakan kartu E money dan di tap-kan pada mesin barrier gate.

2. System E-Berthing,

Artinya, Jasa tambat ferry atau kapal yang memiliki permohonan, pranota, nota dan pembayaran secara elektronik serta non tunai. Hal ini bertujuan untuk melakukan pembayaran Auto colection host to host, setelah ada barcode pihak pelayaran Tapkan pintu barrier gate terbuka di ponton, barulah kapal boleh menaikkan dan menurunkan penumpang.

3. E-parking,

Artinya, masuk dalam area parkir Pelabuhan cukup tap kan kartu e-money lalu ke pintu barrier gate, selanjutnya pintu pun akan terbuka.

4. E-Ticketing,

Artinya, penumpang sedang dalam proses pembangunan system, dan kapal atau Ferry lalu akan mengadakan pembelian Tiket secara Online dimanapun dan kapanpun.

5. E-Food,

Artinya setiap Belanja makanan Dan minuman di dalam Cafetaria di dalam Area Pelabuhan memakai Kartu E money.

Dengan adanya program ini, diharapkan semua pihak mendukung terwujudnya pelayanan terbaik di terminal SBP.

“Ini tidak akan bisa terealisasi dengan baik jika tidak ada dukungan bersama oleh seluruh stake holder terkait, baik itu swasta maupun instansi pemerintahan dan pengguna jasa. Harapan kami, kepada seluruh elemen agar dapat mendukung program Smart Terminal SBP ini. Karena SBP ini merupakan Centre Point of Tanjungpinang City,” tutup Fulltimer. (DK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here