HeadlineKepriTanjungpinang

Hari Anak Nasional 2026 di Kepri, Taman Gurindam 12 Masuk Lokasi Utama

×

Hari Anak Nasional 2026 di Kepri, Taman Gurindam 12 Masuk Lokasi Utama

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni.F-Istimewa

TANJUNGPINANG, Deltakepri.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, menghadiri rapat koordinasi persiapan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Juni 2026.

Rapat tersebut membahas berbagai persiapan pelaksanaan Hari Anak Nasional yang tahun ini direncanakan dipusatkan di Tanjungpinang pada 23 Juli 2026.

Sejumlah agenda yang dibahas meliputi konsep kegiatan, lokasi acara, kunjungan lapangan, hingga keterlibatan kementerian dan organisasi pendukung.

Kehadiran Dewi Ansar disambut oleh Evi Agus Andrianto yang turut terlibat dalam persiapan kegiatan bersama unsur Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (SERUNI KMP).

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyatakan kesiapan mendukung penuh penyelenggaraan Hari Anak Nasional 2026.

Baca Juga :  Ketua LAM Bersyukur Gedungnya Direnovasi Pemko Tanjungpinang

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, menyampaikan salam dan dukungan dari Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Hari Anak Nasional melalui kolaborasi bersama SERUNI KMP dan kementerian terkait,” kata Misni dalam rapat tersebut.
Sebagai lokasi utama kegiatan, Pemprov Kepri mengusulkan Taman Gurindam 12.

Kawasan tersebut dinilai memiliki kapasitas besar, fasilitas pendukung yang memadai, serta berada di pusat kota dengan latar pemandangan laut.

Selain seremoni utama, sejumlah agenda pendukung juga diusulkan, termasuk kunjungan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kepulauan Riau, Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau, hingga destinasi budaya dan wisata seperti Pulau Penyengat dan kawasan Lagoi.

Baca Juga :  Sekolah Merah Putih Disiapkan di Galang, Kapolda Kepri Tekankan Dukungan Keamanan

Salah satu konsep yang mendapat perhatian dalam rapat adalah Main Raya Anak Nusantara, yakni ruang interaksi anak melalui permainan tradisional yang mengedepankan unsur edukasi dan pembentukan karakter. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia.

Perwakilan Direktorat PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Emilia, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

“Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh sehat, bahagia, terlindungi, dan memperoleh pendidikan yang terbaik. Masa depan Indonesia berada di tangan anak-anak hari ini,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Dewi Ansar juga mengusulkan penampilan Tari Boria sebagai salah satu sajian budaya pada peringatan Hari Anak Nasional 2026.

Baca Juga :  Lis dan Ade Angga "kompak" dukung turnamen PSTK CUP 2017

Tarian khas Kepulauan Riau yang telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual itu diharapkan dapat menjadi ikon pembuka acara sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada peserta dari berbagai provinsi.

Selain membahas rangkaian kegiatan utama, rapat juga menyinggung rencana kunjungan ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Batam yang akan melibatkan unsur pemerintah pusat dan kementerian terkait. Persiapan teknis serta dukungan lintas instansi akan terus dimatangkan dalam beberapa pekan ke depan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama kementerian terkait dijadwalkan melanjutkan koordinasi untuk menyempurnakan konsep kegiatan sebelum pelaksanaan Hari Anak Nasional pada Juli mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *