TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kepedulian terhadap mualaf dan masyarakat kurang mampu melalui kolaborasi program sosial yang berkelanjutan.
Ajakan itu disampaikan saat menyerahkan bantuan paket sembako dan pakaian layak pakai kepada 125 mualaf dan kaum dhuafa dalam kegiatan Mari Berbagi Mari Peduli yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungpinang bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu, 5 Agustus 2026.
Lis mengatakan kondisi ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat membutuhkan perhatian bersama.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, Kementerian Agama, dan berbagai pihak dinilai penting untuk membantu meringankan beban warga.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, Baznas, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan bukti nyata bahwa kita hadir bersama masyarakat. Bantuan ini mungkin belum mampu menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi setidaknya dapat mengurangi beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” kata Lis.
Menurut dia, perhatian kepada mualaf tidak cukup hanya melalui bantuan kebutuhan pokok.
Pembinaan keagamaan juga perlu dilakukan secara berkelanjutan agar para mualaf memperoleh pendampingan spiritual setelah memeluk agama Islam.
“Jangan sampai saudara-saudara kita yang telah menjadi mualaf merasa sendiri. Selain kebutuhan jasmani, mereka juga memerlukan pembinaan rohani yang berkelanjutan agar semakin mantap dalam menjalankan ajaran agama. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Lis juga mengajak para penerima bantuan untuk tetap bersyukur dan optimistis menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Mari kita syukuri setiap nikmat yang Allah berikan. Jangan pernah putus asa, karena setiap bentuk kepedulian ini adalah ikhtiar bersama untuk saling menguatkan,” katanya.
Ia turut mengapresiasi Baznas Kota Tanjungpinang dan KUA Tanjungpinang Timur yang dinilai konsisten menghadirkan program sosial bagi masyarakat.
Menurut Lis, kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak warga yang memperoleh manfaat.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 125 penerima manfaat, yang terdiri atas mualaf dan kaum dhuafa, menerima bantuan berupa paket sembako serta pakaian layak pakai.
Penulis: Indra
Editor: Red












