Example 728x250
Bintan

Himbau Warga Jangan Bakar Hutan Untuk Buka Lahan, Tim Manggala Gelar Patroli Terpadu

×

Himbau Warga Jangan Bakar Hutan Untuk Buka Lahan, Tim Manggala Gelar Patroli Terpadu

Sebarkan artikel ini
Tim Manggala Agni Sumatera VIII / Batam bersma TNI-POLRI gelar Patroli Guan antiseptik Karhutla di Bintan, Kamis (30/08/2023)/f-istimewa

BINTAN, deltakepri.co.id – Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Bintan, Tim Manggala Agni Sumatra VIII/Batam gelar patroli terpadu bersama TNI-POLRI, sejak 7 Agustus hingga 5 September 2023, Kamis (30/08).

Tim terpadu ini menggelar patroli di beberapa lokasi, diantaranya, daerah Bukit Samak Kampung Melayu, Desa Toapaya dan Bukit Gajah Kilometer 27 Kecamatan Toapaya.

Adapun rute tersebut, dilakukan tim untuk menelusuri hutan dan perkebunan warga melakukan pengecekkan dan mengontrol lokasi rentan kebakaran lahan.

Selain pengecekan lokasi rentan kebakaran lahan, Tim Marganda juga melakukan audensi dan penyuluhan kepada masyarakat terhadap dampak kebakaran Hutan dan Lahan.

Tim ini juga mencari dan menentukan titik Air untuk antisipasi bila ada Karhutla serta yang dapat dijadikan sumber air jika terjadi musim kemarau.

Tim Manggala Agni Sumatera VIII/Batam ini sendiri merupakan bentukan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo melalui Kasihumas Polres Bintan IPTU Missyamsu Alson membenarkan, Tim Manggala Agni Sumatera VIII / Batam saat ini berada di Kabupaten Bintan untuk melakukan survey.

“Kami Polres Bintan dan TNI serta masyarakat akan mendukung seluruh kegiatan dari Tim Manggala Agni Sumatera VIII / Batam selama berada di Bintan, bahkan saat melakukan survey lokasi tim di damping oleh Personil Polri, TNI dan masyarakat,” ucap Iptu Alson.

Alson menjelaskan, dengan adanya Tim Manggala mudah-mudahan tidak terjadi kebakaran Hutan maupun lahan yang tedi wilayah Kabupaten Bintan.

Jika pun terjadi, kata dia, pihaknya sudah dapat mengantisipasi secepatnya sehingga kebakaran tidak meluas.

“Kami menghimbau masyarakat agar tidak membakar Hutan untuk membuka lahan perkebunan. Karena pelaku pembakaran dapat di pidana,” himbaunya. (Yuli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *