Bintan

Hafizha Rahmadhani: Stunting dan TBC Tanggung Jawab Bersama Kita Semua

×

Hafizha Rahmadhani: Stunting dan TBC Tanggung Jawab Bersama Kita Semua

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi Bintan Sehat Bebas Stunting dan Gerakan Bersama Temukan TBC, Rabu (08/10/2025), di Gedung Nasional Tanjung Uban/f-indra-dk

BINTAN, deltakepri.co.id – Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, mengajak seluruh elemen masyarakat dan tenaga kesehatan untuk bersama-sama berperan aktif dalam menurunkan angka stunting serta mencegah penyebaran penyakit tuberkulosis (TBC).

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Bintan Sehat Bebas Stunting dan Gerakan Bersama Temukan TBC, Rabu (08/10/2025), di Gedung Nasional Tanjung Uban.

Menurut Hafizha, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata TP PKK Kabupaten Bintan sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Baca Juga :  Bintan Jadi Satu dari 90 Daerah Bebas Frambusia, Roby: Hasil Kolaborasi Semua Pihak

“Kenapa hari ini kami lakukan sosialisasi? Karena angka stunting di Bintan Utara ini masih cukup tinggi. Ada 35 kasus yang tersebar di empat kelurahan dan satu desa. Ini PR kita bersama untuk benar-benar mewujudkan Bintan Zero Stunting,” ujarnya.

Hafizha menambahkan, sosialisasi kali ini tidak hanya fokus pada penanganan stunting, tetapi juga pengenalan dan deteksi dini terhadap penyakit TBC.

Langkah tersebut diharapkan mampu memutus rantai penularan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“TBC punya kaitan dengan stunting, bahkan bisa menjadi salah satu penyebabnya karena orang tua yang menderita TBC berisiko tinggi menularkan pada anak. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengidentifikasi gejalanya sedini mungkin,” tegasnya.

Baca Juga :  Hafizha Kampanyekan Pengelolaan Sampah dari Rumah di Bintan Timur

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yakni dr. Hernofialdi, M. Biomed, Sp.A dari RSUD Bintan yang juga merupakan pengurus TP PKK Kabupaten Bintan, serta Nelly Irawati dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan yang memberikan pemaparan terkait gejala, pencegahan, dan penanganan TBC.

Kegiatan turut disertai pendistribusian paket sembako bagi dhuafa dan paket stunting dari BAZNAS Bintan.

Program ini difokuskan untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui pemenuhan asupan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Dengan kolaborasi lintas sektor, diharapkan Bintan dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan terbebas dari stunting serta TBC.

Baca Juga :  Lapas dan Dinkes Bintan Kolaborasi Atasi TBC-HIV di Lingkungan Pemasyarakatan

Penulis: Indra

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *