Beranda Tanjungpinang Curhatan Andi Cori Terkait Demo Kantor Gubernur Yang didalangi “Provokator”

Curhatan Andi Cori Terkait Demo Kantor Gubernur Yang didalangi “Provokator”

0

Delta Kepri – Terkait demo yang di koordinator’i oleh Andi Cori Fathahuddin di Kantor Gubernur sekitar pukul 11.00 WIB. Kini, memberi jalan cerita dan tujuan dilaksanakannya demonstrasi tersebut, Senin (25/04/2016).

“Terkait demo ini kami merasa terpanggil, karena adanya intervensi-intervensi terhadap Pemerintahan yang sedang berjalan, anehnya pula yang mengintervensi adalah tim pemenang pendukung dari pilkada kemarin, hal ini disebabkan tidak ada rasa kerpercayaan terhadap pemimpin yang mereka pilih tahun ini, mestinya mereka sadar, bahwa pemerintahan sedang berjalan,” Ujar Andi Cori kepada Deltakepri.co.id

Dalam hal ini, pihak kita mengetahui dalang dari aksi ini semua. Yakni, saudara Said Harris yang notabanenya sebagai aktor provokator, hal ini juga dikarenakan, Said Haris memiliki niat ingin membantu Aparatur Sipil Negara yang bertahun-tahun tidak masuk kantor dan melarikan diri, disebabkan menerima uang, pada saat penerimaan pegawai dimasa kepemimpinan Pak Sani.

“Dalam hal ini Said Harris adalah provokator, pasalnya, dia sebenarnya berniat ingin membantu salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah bertahun-tahun tidak masuk kantor, yang kemudian melarikan diri serta menerima uang, Hal itu terjadi, pada waktu penerimaan pegawai di era kepemimpinan pak Sani, dan kemudian Said Harris-pun berupaya untuk dapat merekomendasikannya Pindah ke Kabupaten Natuna”, Ujar Andi Cori

Baca Juga :   IMT GT Akan Perkuat Pembangunan Sosial Ekonomi Kepri

Dalam menyikapi hal ini, Andi Cori cukup menyayangkan sikap para tetua yang membawa nama-nama Lembaga Adat.

“Hal ini saya sangat menyayangkan orang-orang tua kami yang membawa nama lembaga adat, saya mendengar LAM ikut dalam hal ini, LAM ini tidak dengan aksi, LAM ini bergeraknya harus dengan Musyawarah mufakat bukan dengan Aksi, kami sebagai organisasi pemuda sangat tersinggung, kami tidak perduli dengan siapapun, kami pemuda bila diajarkan kurang ajar, kami akan lebih kurang ajar apa yg diajarkan,” Paparnya

Selain itu, dalam aksi demo tersebut, tidak ada kendala yang terjadi. Hanya saja, ada sedikit bahasa penghinaan yang terlontar dari salah satu aktor pihak lain. Yang bertujuan menghina Pejabat Provinsi Kepri yakni, Reni.

“Disini tidak ada kendala, namun disebabkan ada bahasa dari salah satu aktor melontarkan penghinaan kepada personil, yang mana penghinaan tersebut sengaja ditujukan kepada salah satu pejabat di Kepri ini, yaitu ibu Reni,”.

Selain itu juga Andi Cori mengungkapkan, memang dalam kejadian tersebut ada kaitannya dengan saudara saya. Yakni Andi Arifrate alias Iip. Akan tetapi, mereka punya kebijakan-kebijakan yang berbeda dengan pihak kami.

Baca Juga :   Mobil Dinas dirusak, Rektor UMRAH sempat ingin buat laporan Polisi

“Saya sebenarnya ada ikatan saudara kepada Andi Arif, tetapi kami mempunyai kebijakan-kebijakan tersendiri, itu mah.. hal yang biasa dalam berdemokrasi, namun patut disayangkan bahasanya kurang sempurna dalam hal ini, dan saya lihat Andi Arif hanya dimotori oleh kelompok-kelompok yang tidak punya nyali, yang artinya, bisanya dari mulut saja namun tidak berani mengadu dalam massa,” ujar Andi Cori

Untuk peserta yang mendemo ini tidak banyak yang dikumpulkan, tetapi yang terpenting tujuannya.

“Saya tidak perlu kumpulin banyak massa, tapi tujuannya. Makanya pak Nurdin ajak kami berdialog dalam ruang tertutup tetapi kami tidak penting hal itu, yang kami pentingkan adalah tolong sampaikan kepada Bapak Gubernur jangan mau diintervensi dari kelompok golongan manapun,”, ungkapnya

Baca Juga :   Warga Tanjung Unggat ini kecewa dengan Semenisasi ditempatnya

Tindakan Selanjutnya Andi Cori juga cukup menyayangkan kabar yang tidak baik. Yaitu, ada dua Staff ahli Gubernur yang ikut mendalangi dalam aksi ini.

“Saya sangat menyayangkan karena ada dua Staff ahli Gubernur yang ikut dalam hal ini , seharusnya Staf Khusus tidak ikut dalam hal ini, ini sangat disayangkan, sebab mereka adalah abang-abang kami, tetapi kenapa dia ikut dalam bidang ini, kalau memang begitu, keluar saja dia dari staff khusus, dan jadilah masyarakat biasa seperti kita ini, Saya Tantang Mereka keluar dari staff khusus, kita main di aksi, berani gak??, sebagai staff khusus kok mendalangi dalam aksi ini. MALU lah lah,” Tutup Andi Cori dengan tegas. (Oppy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here