BATAM, deltakepri.co.id — Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyatakan pendapatan asli daerah (PAD) Batam meningkat signifikan sepanjang 2025.
Menurut dia, PAD Batam tercatat mencapai Rp2,36 triliun atau naik sekitar 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,78 triliun.
“Pencapaian ini tidak terlepas dari sinergi seluruh komponen daerah,” kata Amsakar dalam keterangan tertulis, Kamis, 2 April 2026.
Kenaikan PAD tersebut turut mendorong total pendapatan daerah Batam menjadi Rp4,29 triliun pada 2025, meningkat dari Rp3,7 triliun pada 2024.
Amsakar mengatakan peningkatan itu berasal dari optimalisasi pajak daerah, retribusi, pengelolaan aset, serta sumber pendapatan sah lainnya.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Batam pada 2025 tercatat sebesar 6,76 persen secara tahunan, naik tipis dari 6,69 persen pada tahun sebelumnya.
Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan Batam tetap mampu menjaga daya saing di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Amsakar juga menilai kolaborasi pemerintah daerah dengan berbagai pihak turut mendorong kepercayaan pelaku usaha dan memperkuat struktur ekonomi daerah.
“Kami optimistis Batam akan terus tumbuh sebagai kota yang inovatif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah tetap membutuhkan masukan dan kritik untuk mempercepat pembangunan di tengah dinamika ekonomi global. (*)












