BatamHeadline

RS Mayapada Apollo Resmi Dibangun di Batam, Target Rampung 2027 Investasi Rp1 Triliun

×

RS Mayapada Apollo Resmi Dibangun di Batam, Target Rampung 2027 Investasi Rp1 Triliun

Sebarkan artikel ini
Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABI) di Tanjung Pinggir, Rabu (27/8/2025).F-Deni

BATAM, deltakepri.co.id – Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABI) di Tanjung Pinggir, Rabu (27/8/2025).

Rumah sakit berstandar internasional ini berdiri di atas lahan 1,68 hektare, yang sebelumnya merupakan Gudang Logistik BP Batam.

Amsakar mengapresiasi langkah cepat Mayapada Apollo merealisasikan investasi kesehatan di Batam.

Menurutnya, kehadiran MABI selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong Batam menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau target RPJMN pertumbuhan ekonomi 8 persen, Batam diharapkan bisa menyumbang 9,5 hingga 10 persen. Kehadiran Mayapada Apollo bagian dari upaya menggeliatkan investasi demi mencapai harapan itu,” ujar Amsakar.

Baca Juga :  KSOP Tanjungpinang: Penambahan Jam Operasional Perlu Telaah

Selain memperkuat iklim investasi, MABI diproyeksikan membuka lapangan kerja baru dan mengurangi ketergantungan warga Batam yang selama ini banyak berobat ke luar negeri.

Bahkan ke depan, Batam ditargetkan menjadi destinasi wisata kesehatan.

Optimisme itu, lanjut Amsakar, juga didukung reputasi Apollo Hospitals yang sudah mendunia.

“Dengan jaringan kuat dan tenaga medis kompeten, Batam akan merasakan nilai tambah besar baik dari sisi layanan kesehatan maupun daya tarik investasi,” katanya.

Ia menegaskan Pemko dan BP Batam siap mendukung penuh pembangunan MABI, mulai dari perizinan, tata ruang hingga lingkungan.

Baca Juga :  Pemko Batam dan BRK Syariah Sepakat Perluas Akses Modal UMKM

Dukungan itu semakin kuat dengan hadirnya PP 25/2025 tentang pelimpahan perizinan sederhana di 16 sektor kepada BP Batam dan PP 28/2025 tentang kemudahan berusaha berbasis risiko.

“Percepatan layanan dan kepastian hukum adalah daya tarik utama bagi investor. Dengan regulasi baru, Batam tampil lebih cepat, efisien, dan ramah investor,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tohir, menargetkan pembangunan MABI rampung akhir 2027 dengan nilai investasi lebih dari Rp1 triliun.

“Kehadiran MABI akan memberi nilai positif, bukan hanya untuk Batam tapi juga bagi Indonesia. Setiap tahun sekitar Rp7 triliun devisa keluar karena warga berobat ke luar negeri. Dengan MABI, tren itu bisa ditekan, bahkan Batam bisa bersaing dengan rumah sakit di negara tetangga,” tegasnya.

Baca Juga :  Diskominfo Ajak AJI Tanjungpinang Kawal Pemberitaan Seputar Pilkada 2024

Jonathan juga menyebut pembangunan MABI bakal membuka banyak lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini baru permulaan, kami berharap dukungan penuh pemerintah agar proyek berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.

Penulis: Deni
Editor: Tahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *