KepriTanjungpinang

Wagub Tinjau Sejumlah Titik Rawan Banjir di Tanjungpinang

×

Wagub Tinjau Sejumlah Titik Rawan Banjir di Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto meninjau sejumlah titik rawan banjir yang ada di Kota Tanjungpinang, Selasa (6/11).

Delta Kepri –Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto meninjau sejumlah titik rawan banjir yang ada di Kota Tanjungpinang, Selasa (6/11).

Sejumlah titik yang ditinjau oleh Isdianto diantaranya Kampung Kolam, Tugu Pahlawan atau tepatnya di jalan Swadaya I hingga tembus ke Jl. Sulaiman Abdullah. Setelah itu dilanjutkan dengan meninjau ke daerah Bayangkara, tepatnya di Gang Jahan dan diakhiri di Teluk keriting.

Dalam kesempatan ini Wakil Gubernur didampingi oleh pejabat dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepri Tampan Pasaribu serta RT dan RW setempat.

Baca Juga :  Imlek 2023, Rahma Kunjungi Sejumlah Tokoh Tionghoa Tanjungpinang

Wagub meminta kepada Dinas Perkim untuk membuat perencanaan sedemikian rupa untuk menanggulangi sejumlah titik banjir yang sangat meresahkan masyarakat disaat hujan lebat dan ditambah lagi dengan air laut pasang.

“Kita minta agar pihak Perkim membuat perwncanaan lah. Kalaupun dananya belum ada, setidaknya ada solusi agar debit air yang biasa meluap disini bisa ditanggulangi. Karena ini berpengaruh dengan kenyamanan dan kesehatan hidup masyarakat,” kata Isdianto.

Saat melakukan peninjauan, Wakil Gubernur mendapatkan keluhan dari masyarakat setempat. Bahwa banjir yang melanda di kawasan tersebut dikarenakan air parit yang meluap dikarenakan air laut pasang dan ditambah air hujan. Hal ini membahayaka bagi anak-anak serta beberapa hewan ternak karena bisa hanyut terbawa banjir.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi dan Kekompakan, Rani Rafitriyani Undang Insan Olahraga Hadiri Buka Puasa Bersama

Melihat perkiraan anggaran yang tidak sedikit untuk menanggulang hal tersebut. Wagub juga berfikiran jika hal ini perlu untuk melibatkan pemerintah pusat guna menopang pembiayaannya.

“Bagaimanapun juga hal ini harus kita benahi. Kalaupun anggaran yang kita punya minim, kita bisa melibatkan pemerintah pusat,” tutupnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *