HeadlineHuKrimTanjungpinang

Vape Berisi Etomidate Ancam Generasi Muda, BNNK Tanjungpinang Buka Modus Baru

×

Vape Berisi Etomidate Ancam Generasi Muda, BNNK Tanjungpinang Buka Modus Baru

Sebarkan artikel ini
Kepala BNNK Tanjungpinang Kombes Pol Mohamad Dafi Bastomi dan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Tanjungpinang AKP Sofyan Rida, dalam dialog interaktif di RRI Tanjungpinang, Jumat, (3/7/2026)/f-indra-dk

TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang mengingatkan masyarakat terhadap munculnya pola baru peredaran narkotika yang dikemas dalam bentuk cartridge atau pod vape.

Modus tersebut dinilai semakin sulit dideteksi dan berpotensi menyasar kalangan remaja yang akrab dengan rokok elektrik.

Kepala BNNK Tanjungpinang Kombes Pol Mohamad Dafi Bastomi mengatakan jaringan peredaran narkotika kini memanfaatkan cairan rokok elektrik yang mengandung etomidate, obat bius yang disalahgunakan untuk memperoleh efek halusinasi hingga kehilangan kesadaran.

“Anak-anak muda saat ini cenderung mengikuti tren penggunaan vape. Kondisi itu dimanfaatkan jaringan narkotika dengan menyamarkan zat terlarang dalam cartridge siap pakai,” kata Dafi usai dialog interaktif di RRI Tanjungpinang, Jumat, 3 Juli 2026.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Terduga Pelaku Curanmor di Hotel Lubuk Baja, Motor Honda Stylo Ditemukan

Menurut dia, secara fisik cairan tersebut hampir tidak berbeda dengan liquid rokok elektrik pada umumnya.

Pengguna baru merasakan efeknya beberapa menit setelah mengisapnya, sehingga keberadaan zat berbahaya sulit dikenali.

Dafi menjelaskan, produk tersebut dipasarkan dalam bentuk pod yang dapat langsung dipasang pada perangkat vape.

Kemasan yang praktis membuat peredarannya lebih mudah menyasar pengguna baru, terutama kalangan remaja.

Ia menambahkan harga pod vape di pasaran bervariasi, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, bergantung pada jenis dan produknya.

Baca Juga :  66 Penerima Alokasi Tanah Laporkan Pemanfaatan Lahan ke BP Batam

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Tanjungpinang AKP Sofyan Rida mengatakan peredaran narkotika di wilayah Tanjungpinang masih relatif terkendali meski aparat terus mewaspadai berbagai modus baru.

Menurut Sofyan, pengungkapan kasus narkotika selama ini tidak lepas dari sinergi antara kepolisian, BNNK, dan instansi terkait dalam upaya pencegahan maupun penindakan.

“Untuk wilayah Tanjungpinang, peredaran narkotika masih relatif rendah. Namun, kami tetap meningkatkan pengawasan bersama BNNK dan instansi terkait agar peredarannya bisa ditekan,” ujarnya.

BNNK menilai kemunculan narkotika dalam bentuk vape menjadi tantangan baru bagi aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Kedai Kopi Rakyat Mulai Suguhkan Air Minum Gunung Daik

Selain sulit dikenali, kemasannya yang menyerupai produk legal dinilai membuka peluang lebih besar bagi jaringan narkotika untuk memperluas pasar.

Sebagai perbandingan, Dafi menyebut Singapura telah melarang penggunaan vape sebagai salah satu langkah mencegah penyalahgunaan produk tersebut, termasuk yang mengandung zat terlarang.

Ia mengajak masyarakat, khususnya orang tua, meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan rokok elektrik di kalangan anak dan remaja agar tidak menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkotika.

Penulis: Indra

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *