BINTAN, deltakepri.co.id — Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang menjalani hari kedua Survei Akreditasi yang dilakukan Tim Surveyor Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (Lafkespri), Rabu (31/12/2025).
Pada tahap ini, tim surveyor melakukan observasi lapangan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi yang telah disampaikan dengan pelaksanaan pelayanan kesehatan di lapangan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari opening meeting yang sebelumnya digelar secara daring.
Tim surveyor meninjau langsung sarana dan prasarana klinik, mulai dari ruang pemeriksaan, ruang obat, area pelayanan pasien, hingga fasilitas penunjang kesehatan lainnya di lingkungan Lapas Kelas IIA Tanjungpinang.
Selain itu, surveyor juga menyaksikan sejumlah simulasi kesiapsiagaan petugas klinik, seperti simulasi tanggap bencana dan penanganan tumpahan bahan berbahaya (spill kit).
Simulasi tersebut memperagakan prosedur penanganan kondisi darurat, termasuk bencana alam, kebakaran, dan insiden keselamatan kerja.
Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Untung Cahyo Sidharto, menyampaikan bahwa survei akreditasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi warga binaan.
“Akreditasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan. Kami berharap Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Tanjungpinang dapat meraih predikat paripurna sebagai wujud komitmen terhadap pelayanan yang aman, bermutu, dan berkelanjutan,” ujar Untung.
Rangkaian survei akreditasi tersebut menegaskan komitmen Lapas Kelas IIA Tanjungpinang dalam menyediakan layanan kesehatan yang sesuai standar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga binaan.
Penulis: Indra
Editor: Red












