Bintan

Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini, DLH Bintan Edukasi Pelajar Lewat Buku Saku Hijau

×

Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini, DLH Bintan Edukasi Pelajar Lewat Buku Saku Hijau

Sebarkan artikel ini
DLH Bintan membagikan Buku Saku Literasi Lingkungan kepada siswa SD dan SMP di sejumlah sekolah di wilayah Bintan, Senin (20/10/2025)/f-indra-dk

BINTAN, deltakepri.co.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan terus menguatkan upaya edukasi lingkungan bagi generasi muda.

Melalui program literasi lingkungan, DLH Bintan membagikan Buku Saku Literasi Lingkungan kepada siswa SD dan SMP di sejumlah sekolah di wilayah Bintan, Senin (20/10/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menanamkan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak dini.

Beberapa sekolah penerima di antaranya MIS MU Kawal dan MTsN Bintan Timur sebagai calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten, serta SDN 003 Bintan Timur, SDN 011 Bintan Timur, dan SDN 004 Toapaya yang telah berstatus Sekolah Adiwiyata Provinsi.

Baca Juga :  Kabupaten Bintan Raih Peringkat Tertinggi Paritrana Award 2025 se-Kepri

Bupati Bintan Roby Kurniawan memberikan apresiasi atas langkah inovatif DLH Bintan dalam memperkuat pendidikan lingkungan hidup di sekolah.

“Apresiasi tentunya, ini langkah luar biasa. Kita kampanyekan kebersihan dan kepedulian lingkungan di mana-mana, tapi penting juga menanamkan semangat itu sejak dini. Anak-anak harus belajar menjaga lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat,” ujar Roby.

Sementara itu, Kepala DLH Bintan Niken Wulandari menjelaskan bahwa pembagian buku saku tersebut merupakan bagian dari upaya melahirkan generasi peduli lingkungan dan sadar akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Baca Juga :  Roby Kurniawan Apresiasi OPD Berprestasi pada Galanova Award 2026

“Siswa yang menerima buku saku ini merupakan kader adiwiyata. Mereka diharapkan menjadi contoh dalam menjaga kebersihan, menerapkan 3R (Reuse, Reduce, Recycle), serta memahami dampak perilaku manusia terhadap alam,” terang Niken.

Dalam buku saku tersebut juga terdapat penjelasan tentang pembuatan lubang biopori untuk meningkatkan daya serap air hujan, mencegah genangan, serta edukasi tentang penguraian sampah organik menjadi pupuk kompos yang dapat menyuburkan tanah.

Niken menambahkan, siswa penerima buku saku diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga menerapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Bintan Triathlon Internasional 2017 berjalan sukses

“Mulai dari menjaga kebersihan sekolah dan rumah. Mereka kita dorong jadi agen perubahan agar bisa mengajak teman-temannya menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, dan lestari,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, DLH Bintan berkomitmen terus memperkuat literasi lingkungan bagi pelajar, sejalan dengan visi Bupati Roby Kurniawan untuk menjadikan Bintan sebagai daerah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Penulis: Indra

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *