Tanjungpinang

Raja Ariza Wakili Walikota se- Asia Pasific

×

Raja Ariza Wakili Walikota se- Asia Pasific

Sebarkan artikel ini

Delta Kepri – Diakhir masa jabatan Penjabat Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza kini telah merambah ke kancah internasional dan meninggalkan kesan yang indah untuk kota Tanjungpinang.

Disaat ia akan menyerahkan estafet kepemimpinannya ke Walikota terpilih minggu depan, ia bersama Walikota padang dan sukabumi dipilih mewakili ratusan kota-kota di asia pasific menandatangani komitmen dalam bentuk perjanjian global perubahan iklm dan ketahanan energi pada acara kongres ke-7 United Cities and Local Governments Asia Pasific (UCLG ASPAC), bertempat di Dyandra Convetion Centre, Surabaya, Rabu (13/9).

Baca Juga :  Dubes Denmark Gelar Pertemuan Dengan Pj Sekda Kepri, Ini Yang dibahas

Menurut Raja Ariza, untuk mengimplementasikan perjanjian yang berisikan tentang komitmen kota – kota di asia pasific terhadap penyediaan energi yang berkelanjutan dan adaptasi perubahan iklim tersebut dapat dilakukan melalui kebijakan-kebijakan yang terukur.

Seperti pengurangan gas emisi, persiapan dampak perubahan iklim, memperluas akses energi berkelanjutan dan perlu segera diimplimentasikan dalam waktu dekat.

Visi dan tujuan komitmen tersebut untuk ketahanan daerah dalam menghadapi perubahan iklim.

Kota Tanjungpinang sejak tahun 2016 sudah tergabung dalam UCLG ini sudah melaksanakan upaya -upaya dalam menghadapi perubahan iklim.

Baca Juga :  KPU Kepri Ungkap Peran Media Massa Sukseskan Pemilu 2024

Seperti melaksanakan penghijauan, penanaman mangrove, penataan pengelolaan banjir dan pengelolaan persampahan, melakukan uji emisi bahkan Tanjungpinang sebelumnya mendapat penghargaan peringkat ke dua langit biru se-Indonesia.

Ia juga menambahkan bahwa Tanjungpinang merupakan bagian dari wilayah Provinsi Kepri, daerah laut yang sangat rentan dengan gelombang dan angin puting beliung.

Selain itu juga daerah yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia yang juga rentan terhadap limbah laut untuk mengantisipasi perlu langkah-langkah menjaga lingkungan mangrove dan hutan sebagai filter perlu dilestarikan.

Baca Juga :  Nurdin lantik Pj Walikota Tanjungpinang

Pembangunan industri perlu dilakukan pengawasan terutama efek akhir yang ditimbulkan seperti limbah B3.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yuswandi menambahkan dengan komitmen yang sudah ditandatangani ini Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Komitmen tersebut tidak dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota Semata, akan tetapi perlu dukungan dari seluruh masyarakat sehingga semua dapat terwujud,” ujar Yuswandi. (elvi/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *