BeritaDaerahHeadlineTanjungpinang

Polisi Tangkap Dua Pelaku Diduga Pengedar Sabu di Tanjungpinang

×

Polisi Tangkap Dua Pelaku Diduga Pengedar Sabu di Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini
Satuan Reserse Narkoba Polresta Tanjungpinang mengamankan dua pelaku penyalahgunaan narkoba di daerah setempat, Selasa (12/3/2024) lalu/f-srl-dk

TANJUNGPINANG, Deltakepri.co.id – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tanjungpinang mengamankan dua pelaku penyalahgunaan narkoba di daerah setempat, Selasa (12/3/2024) lalu.

Kedua pelaku diketahui bernama Hery (38) dan Hefriwanto (48). Dari tangan keduanya diamankan barang bukti satu paket diduga sabu.

KBO Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang Ipda M. Alvin Royantara menjelaskan, penangkapan pelaku berawal polisi menerima informasi masyarakat ada seorang pria diduga mengedarkan sabu.

Dari informasi itu, penyidik langsung melakukan penyelidikan dan mendapati ada seorang pria tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Senggarang.

“Pelaku langsung kita berhentikan dan kita amankan,” kata Alvin dalam keterangan yang diterima, Jumat (22/3/2024).

Menurutnya, pelaku tersebut bernama Hary, diduga baru saja mengedarkan sabu di Senggarang. Ditangan pelaku juga diamankan barang bukti 1 paket sabu.

Selain barang bukti sabu, lanjutnya, Satresnarkoba juga mengamankan dua unit handphone beserta kartu milik pelaku dan satu unit motor merk Honda GTR.

“Pelaku mengakui barang bukti sabu yang diamankan adalah miliknya yang la peroleh dari pelaku Hefriwanto,” katanya.

Dari informasi itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku Hefriwanto di rumahnya di Jalan Abdurrahman, Kelurahan Kampung Bugis.

Dikatakan Alvin, saat pemeriksaan diamankan satu unit handphone milik pelaku. Handphone tersebut menjadi alat bukti bahwa pelaku telah melakukan transaksi sabu kepada pelaku Hery.

“Seluruh barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian diakui milik mereka. Selanjutnya pelaku dibawa ke kantor Sat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang untuk pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan dengan pasal 114 ayat (1) dan/atau pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara.(dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *