TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id – Suasana menegangkan terjadi di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Tanjungpinang, Rabu pagi (16/4/2025), ketika sebuah pesawat milik maskapai Garuda Indonesia mengalami insiden lepas ban saat proses pendaratan.
Pesawat dengan nomor penerbangan GA288 tersebut terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, membawa sebanyak 147 penumpang.
Sekitar pukul 09.10 WIB, saat pesawat menyentuh landasan, terdengar suara keras yang berasal dari salah satu ban utama pesawat yang pecah.
Meski insiden ini sempat memicu kepanikan, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan tanpa mengalami luka.
PGS General Manager Bandara RHF, Zaini Ahmad, menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan secara cepat dan sigap oleh kru kabin dibantu petugas darat.
“Penumpang dievakuasi dalam kondisi aman. Sebanyak 147 orang semuanya selamat dan tidak ada yang mengalami luka,” ujarnya.
Zaini menambahkan, pesawat sempat melakukan manuver di ujung landasan sebelum akhirnya berhenti.
Maskapai kemudian meminta bantuan pihak bandara untuk menarik pesawat ke area parkir menggunakan alat towing.
“Saat ini pesawat masih berada di landasan untuk diperiksa. Tim teknis dari Garuda Indonesia bersama otoritas bandara sedang melakukan pengecekan menyeluruh,” tambahnya.
Akibat insiden ini, jadwal penerbangan di Bandara RHF sempat terganggu. Sejumlah penerbangan domestik mengalami keterlambatan, terutama untuk keberangkatan.
“Untuk sementara jadwal keberangkatan maskapai Garuda Indonesia kita tunda, menunggu sparepart yang akan dikirim dari Batam,” tutupnya. (*)












