AnambasHeadline

Pemekaran Jemaja Menguat, Masyarakat Menanti Keputusan Pusat

×

Pemekaran Jemaja Menguat, Masyarakat Menanti Keputusan Pusat

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Bupati, Wakil Bupati Anambas bersama masyarakat pulau Jemaja saat melaksanakan pertemuan silaturahmi dan diskusi melalui wadah BP2KKJ.F-Istimewa

ANAMBAS, deltakepri.co.id – Antusiasme masyarakat Pulau Jemaja dalam mendorong pemekaran Kabupaten Kepulauan Jemaja semakin menguat.

Hal itu tampak saat acara silaturahmi dan diskusi bersama Bupati Kepulauan Anambas di Balai Pertemuan Masyarakat Jemaja (BPMJ), Senin (18/8/2025).

Ketua Umum Badan Perjuangan Pemekaran Kabupaten Kepulauan Jemaja (BP2KKJ), Dr (c) Edi Jaafar, menyebutkan perjuangan pemekaran tidak lepas dari dukungan masyarakat.

“BP2KKJ hanya menjadi wadah para pejuang. Semangat itu berasal dari masyarakat sendiri, sejak Musyawarah Besar (Mubes) Masyarakat Pulau Jemaja beberapa tahun lalu hingga kini. Bahkan, seluruh biaya perjuangan ini masih bersumber dari sumbangan masyarakat yang tidak mengikat,” ungkap Edi Jaafar dalam pidatonya.

Baca Juga :  Polres Anambas Coffee Morning Bareng Wartawan

Berlanjut ke Tahap Provinsi

Edi menjelaskan, proses selanjutnya adalah mengajukan dukungan dari Provinsi Kepulauan Riau serta DPRD Kepri untuk kemudian bersama Gubernur mengusulkan ke pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, kita sudah memiliki Naskah Kajian Akademik yang dibuat oleh tim ahli dan profesional. Hasilnya menunjukkan Jemaja layak diusulkan sebagai kabupaten baru dengan potensi maritim dan daratan yang dimilikinya. Kami butuh dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujarnya.

Ia menegaskan, perjuangan ini adalah perjuangan politik yang harus melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, DPRD, partai politik, hingga tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Kepulauan Anambas Mulai Lakukan Vaksinasi Tahap II

Harapan Besar dari Masyarakat Jemaja

Edi juga menambahkan bahwa masyarakat Jemaja tetap mendukung program kerja pemerintah di bidang infrastruktur, sosial, dan politik, termasuk dalam upaya mendatangkan investor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan hasil kajian akademik, 67 persen wilayah Pulau Jemaja dinilai sangat layak untuk diajukan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Kita sangat yakin bahwa Pulau Jemaja suatu saat akan dilahirkan sebagai kabupaten baru oleh pemerintah pusat. Apalagi, Jemaja memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan sejumlah negara di ASEAN,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Dorong Perluasan Kerjasama dengan Amerika Serikat

Penulis: Udur
Editor: Tahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *