HeadlineTanjungpinang

Lis Minta Baznas Tanjungpinang Berinovasi, Dorong Mustahik Jadi Muzakki

×

Lis Minta Baznas Tanjungpinang Berinovasi, Dorong Mustahik Jadi Muzakki

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat melantik H. Adnan sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungpinang periode 2026-2031 bersama empat wakil ketua, Sabtu, (15/8/2026)/f-indra-dk

TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id — Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah melantik H. Adnan sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungpinang periode 2026-2031 bersama empat wakil ketua, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Pelantikan berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan itu, Lis meminta pimpinan Baznas yang baru tidak sekadar berfokus pada pengumpulan dan penyaluran zakat, tetapi mengembangkan program yang mampu mendorong kemandirian penerima manfaat.

Lis mengatakan jabatan di Baznas merupakan amanah untuk mengabdi dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Menurut dia, zakat memiliki potensi lebih besar untuk mengubah kondisi sosial dan ekonomi penerimanya.

Baca Juga :  Bapanas Terbitkan Kenaikan Harga Beras, Pedagang di Bintan Justru keluhkan Migor

“Baznas bukan sekadar lembaga yang mengumpulkan zakat, namun memiliki misi besar untuk mengubah kehidupan manusia melalui kekuatan zakat,” kata Lis.

Ia menilai keberhasilan Baznas tidak semata diukur dari besarnya dana zakat yang dihimpun atau jumlah penerima bantuan.

Indikator yang lebih penting adalah perubahan kondisi penerima manfaat setelah mendapatkan dukungan.

Lis mencontohkan penerima bantuan pendidikan yang dapat melanjutkan sekolah, pelaku usaha mikro yang mampu mengembangkan usahanya setelah memperoleh modal, hingga mustahik yang pada akhirnya mampu menjadi muzakki.

“Bantuan harus menjadi jembatan menuju kemandirian, bukan ketergantungan,” ujarnya.

Karena itu, Lis mendorong Baznas mengembangkan program yang lebih produktif dan terukur.

Baca Juga :  Wako sesalkan sikap Pemprov Kepri yang terkesan "Tidak menghormati"

Bantuan, kata dia, dapat disertai modal usaha, pendampingan, pelatihan, pemasaran hingga akses digital.

Program tersebut juga dapat menyasar sejumlah kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, pangan, serta pengembangan keterampilan generasi muda.

Selain penguatan program, Lis meminta Baznas mengikuti perkembangan teknologi.

Digitalisasi pengelolaan zakat dinilai penting untuk mempermudah masyarakat menghitung dan membayar zakat sekaligus memperoleh informasi mengenai program dan penyalurannya.

“Masyarakat diberikan kemudahan untuk menghitung zakat, membayar zakat, mendapatkan informasi program, memantau penyaluran, dan mengetahui dampak zakat yang mereka bayarkan,” kata Lis.

Ia berharap Baznas Tanjungpinang dapat berkembang sebagai lembaga yang modern, profesional, transparan dan inovatif.

Baca Juga :  Ketua Dewan Pers hadir di Workshop Jurnalis

Pengelolaan zakat juga diharapkan semakin terukur sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Usai pelantikan, Lis bersama Wakil Wali Kota Tanjungpinang dan jajaran pimpinan Baznas menyerahkan bantuan Pemko Tanjungpinang melalui Baznas kepada orang tua Hamzah Fansuri, penghafal Al-Qur’an 30 juz.

Bantuan tersebut berupa renovasi rumah dan peralatan tukang di kawasan Jalan Panglima Dompak, Tanjungpinang.

Penyerahan bantuan itu menjadi salah satu bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan Baznas dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperluas manfaat pengelolaan zakat di Kota Tanjungpinang.

Penulis: Indra

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *