TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang menjalin sinergi dengan PT Pegadaian melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama selama lima tahun di bidang UMKM, pariwisata, dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan ini disejalankan dengan pelatihan UMKM dan penyerahan bantuan peralatan CSR, dibuka langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di Hotel CK, Senin (22/9/2025).
Dalam sambutannya, Lis menegaskan komitmen Pemko Tanjungpinang untuk memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Ia menyebut sinergi ini selaras dengan visi Tanjungpinang Berbenah melalui Bima Sakti demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
“Potensi Tanjungpinang sangat besar, baik dari sisi geografis, budaya, maupun sumber daya manusia. Namun harus kita optimalkan dengan strategi yang terintegrasi. Pemerintah mendorong UMKM terus berinovasi agar produk unggulan lokal makin berdaya saing,” ucap Lis.
Lis juga mengapresiasi PT Pegadaian yang aktif memberikan dukungan, termasuk bantuan peralatan produksi untuk peserta pelatihan.
“Mudah-mudahan bantuan ini memotivasi pelaku UMKM meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi,” tambahnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tanjungpinang, Efendi, menyampaikan saat ini terdapat lebih dari 15 ribu pelaku usaha, mayoritas di sektor kuliner dan kerajinan berbasis hasil laut.
Pelatihan ini diharapkan meningkatkan kualitas produk, kemasan, dan identitas lokal.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Eko Supriyanto, menegaskan komitmen Pegadaian untuk terus bersinergi membangun UMKM.
“Program ini sejalan dengan visi kami yang berfokus pada pendidikan, pelatihan SDM, dan pengembangan usaha masyarakat,” ujarnya.
Pelatihan diikuti 30 pelaku usaha dengan fokus pada lima bidang, yaitu lakse frozen, aneka sambal, pengolahan kulit ikan pari, otak-otak frozen, dan produksi jilbab.
Peserta mendapat pembekalan dari instruktur berpengalaman seperti Ningsih (Otak-otak Frozen) dan Ulfa (produk jilbab).
Selain itu, PT Pegadaian juga menyerahkan bantuan alat berupa mesin jahit obras, mesin jahit kulit, freezer box, dan alat press botol.
Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, kualitas kemasan, serta daya saing produk UMKM Tanjungpinang di pasar lokal maupun nasional.
Penulis: Indra
Editor: Tahan












