HeadlineTanjungpinang

Ketua PWI: Layanan RSUD RAT Perlu Didukung Informasi yang Mudah Diakses Masyarakat

×

Ketua PWI: Layanan RSUD RAT Perlu Didukung Informasi yang Mudah Diakses Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang, Suhardi, saat menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 yang digelar RSUD Raja Ahmad Thabib, Jumat (31/7/2026)/f-HMS-PWI-TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang, Suhardi, mendorong RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT) Provinsi Kepulauan Riau meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat, terutama terkait layanan kesehatan dan fasilitas yang tersedia bagi peserta BPJS Kesehatan.

Hal itu disampaikan Suhardi saat menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 yang digelar RSUD Raja Ahmad Thabib, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, penyampaian informasi yang jelas dan mudah dipahami menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan rumah sakit.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum mengetahui berbagai kemudahan maupun layanan yang telah disediakan rumah sakit.

Baca Juga :  11 Usulan Pemprov Kepri diakomodir Musrenbangnas 2021

Kondisi tersebut, kata dia, kerap memunculkan persepsi yang kurang tepat terhadap kualitas pelayanan.

“Informasi mengenai kemudahan layanan rumah sakit maupun BPJS Kesehatan belum sepenuhnya tersampaikan kepada masyarakat. Jika ke depan rumah sakit menghadirkan fasilitas yang lebih baik, keterbukaan informasi juga harus menjadi prioritas agar masyarakat memahami layanan yang tersedia,” ujar Suhardi.

Menurut Suhardi, media memiliki peran strategis dalam mendukung penyebarluasan informasi pelayanan publik.

Karena itu, sinergi antara rumah sakit dan insan pers dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat, cepat, dan mudah diakses.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Kepri Tinjau Pelabuhan Perikanan dan Fasilitas DKP di Anambas

Dalam forum yang sama, Direktur RSUD Raja Ahmad Thabib, dr. Bambang Utoyo, memaparkan rencana pembangunan gedung poliklinik baru yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada September 2026 dan ditargetkan beroperasi pada awal 2028.

Gedung tersebut akan menjadi pusat layanan dokter spesialis dengan fasilitas yang dirancang lebih nyaman bagi pasien.

“Seluruh pelayanan dokter spesialis nantinya akan dipusatkan di gedung baru yang dirancang senyaman mungkin bagi masyarakat,” kata Bambang.

Forum Konsultasi Publik juga menjadi wadah penyampaian masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Boby Jayanto, mengungkapkan masih menerima berbagai laporan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit, termasuk persoalan kepadatan pasien yang perlu menjadi perhatian dalam upaya peningkatan mutu layanan.

Baca Juga :  Sejumlah Saksi Mulai Diperiksa Polisi atas Dugaan Malapraktik

Sementara itu, peserta forum lainnya, Nazaruddin, mengusulkan agar ruang-ruang pelayanan di RSUD Raja Ahmad Thabib menggunakan nama tokoh-tokoh Melayu sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas budaya daerah.

Melalui forum tersebut, manajemen RSUD Raja Ahmad Thabib menghimpun berbagai masukan dari pemerintah, legislatif, insan pers, dan masyarakat sebagai bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *