Beranda Lingga Karam di Sungai Buluh, Berikut Penjelasan Edi Gibson Pemilik Kapal

Karam di Sungai Buluh, Berikut Penjelasan Edi Gibson Pemilik Kapal

175
0

DELTAKEPRI.CO.ID, LINGGA – Karamnya kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) diperairan laut Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, disebabkan cuaca buruk dengan ombak setinggi 4 meter yang menghantam masuk ke rumah kapal melalui pintu bagian belakang dan samping sehingga bagian belakang kapal tenggelam.

“Jadi ceritanya itu kena angin ribut di Pulon. Kelong pun disitu ada 30 katanya rubuh. Nah dia (kapal tongkang-red) masuk air, bukan bocor. Masuk air rumahnya jadinya miring. Sekarang kita sudah sampai dilokasi sungai Buluh nunggu air pasang lagi, nunggu dalaman. Karena kita mau kandasin supaya bisa tarik ke pantai, dan sedot airnya,” kata Edi saat menjawab Delta Kepri di Lingga, Jumat (22/5/2020) kemarin.

Baca Juga :   Tolak Sawit di Lingga, Warga Desa Limbung dan Pekaka Temui Bupati

Menurut Edi, kerugian yang dialami akibat kejadian itu tidak terlalu parah karena BBM yang dibawa tongkang masih dalam keadaan utuh. “Bukan bocor, air tiba tiba aja masuk ke rumah pelampung karena tingginya air 4 meter, langsung masuk pintu mendadak, jadi nggak nyangka,” terangnya.

Sebagaimana penjelasan Edi, kapal pengakut BBM yang karam diperairan Sungai Buluh sedang mengangkut solar seberat 500 KL dan akan disalurkan ke stasiun pengisian bahan bakar bunker (SPBB) diseluruh wilayah Kabupaten Lingga.

“PLN juga ada, kemasyarakat juga ada. Sebab memang harus kita jaga benar dan sampai hari ini harus selesai. Sekarang kita lagi merapat kepantai, habis itu balik lagi ke lokasi SPBB dan kita bisa kembali lagi melayani masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :   Lantik RT/RW, Wabup Lingga ingatkan hindari provokasi di tahun politik

Disingung soal adanya keluhan masyarakat, Edi mengatakan bahwa sampai hari ini pihaknya belum menerima laporan sedikitpun. “Belum sih, kejadiannya kan baru. Ini kan pas mau lebaran kerja pada stop. Jadi belum, beritanya belum ada. Jadi kita sekarang lagi sibuk ngurus ini. Sore ini harus beres,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here