BATAM, deltakepri.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Uji Petik Bidang Pengamanan dan Intelijen Tahun 2025 yang digelar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM RI.
Kegiatan ini berlangsung pada 16–18 September 2025 di sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan wilayah Kepulauan Riau.
Dalam surat resmi Ditjen PAS bernomor PAS.7-UM.01.01-136 tertanggal 11 September 2025, dijelaskan bahwa uji petik bertujuan meningkatkan kualitas dan menjaga standar pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya di bidang pengamanan dan intelijen.
Agenda ini juga mencakup pengujian rancangan standar pengelolaan sarana pengamanan serta instrumen deteksi dini kerawanan.
Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan kesiapan jajarannya dalam menyukseskan agenda strategis tersebut.
“Kami sangat mendukung kegiatan uji petik yang dilaksanakan Ditjen PAS. Ini menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran penting bagi jajaran kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta memperkuat sistem pengamanan berbasis intelijen,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Yugo menambahkan, pihaknya siap bersinergi dengan seluruh tim Ditjen PAS agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.
“Kami berharap hasil uji petik dapat menjadi acuan dalam memperbaiki dan menyempurnakan pola pengamanan di seluruh UPT Pemasyarakatan, sehingga tercipta kondisi lapas dan rutan yang aman, tertib, dan kondusif,” imbuhnya.
Melalui dukungan aktif dari Lapas Batam dan UPT lainnya, Ditjen PAS optimistis kegiatan uji petik di Kepulauan Riau akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan di bidang pengamanan dan intelijen.
Penulis: Deni
Editor: Tahan












