TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id – Kepri International Art & Culture 2025 resmi dibuka oleh Wakil Menteri Kebudayaan RI, H. Giring Ganesha Djumarianto, di Halaman Gedung LAM Kepri, Pelataran Gurindam 12, Selasa (25/11/2025) malam.
Festival bertema “Atraksi Wisata Budaya Internasional” itu disambut antusias lebih dari 3.000 pengunjung.
Pembukaan diawali dengan penampilan tarian kolosal Makhong, dilanjutkan lagu Indonesia Raya, doa, serta rangkaian tari Zapin dan tarian Nusantara.
Video promosi pariwisata Kepri turut diputar sebagai bagian dari penguatan branding daerah.
Sejumlah pejabat tinggi hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, serta unsur pimpinan TNI–Polri, Kejaksaan, Pengadilan dan Bank Indonesia.
Kehadiran delegasi dari empat negara tetangga turut memperkuat nuansa internasional festival.
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa Kepulauan Riau memiliki sejarah panjang sebagai titik temu budaya Melayu dan perlintasan berbagai bangsa.
“Festival ini menjadi bukti bahwa Kepri adalah panggung terbuka bagi kolaborasi budaya internasional. Semoga kegiatan ini berdampak langsung pada sektor pariwisata dan UMKM,” ujarnya.
Ia juga menilai event ini penting untuk membangun jejaring kreatif dan memperluas pengaruh seni Kepri di level global.
Wamen Kebudayaan Giring Ganesha menyampaikan bahwa kebudayaan berperan strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika global.
“Budaya menyatukan bangsa dan memperhalus diplomasi. Kehadiran delegasi internasional menunjukkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia meresmikan pembukaan festival sekaligus peluncuran Kalender Event Kepri 2026 dan Animasi Gurindam 12, didampingi Gubernur dan Wakil Gubernur.
Usai peresmian, panggung kembali dimeriahkan dengan tarian kolosal Dangkong, sebelum Wali Band tampil sebagai bintang hiburan utama, sukses menarik perhatian ribuan penonton.
Penulis: Indra
Editor: Red












