Bintan

Berikan Surat Teguran yang Kedua, Petani Penggarap Diminta untuk Hengkang

×

Berikan Surat Teguran yang Kedua, Petani Penggarap Diminta untuk Hengkang

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bintan berikan surat peringatan ke Dua kepada petani penggarap lahan hutan lindung, Selasa (15/08/2023)

Bintan, deltakepri.co.id – Kawasan Hutan Lindung Sei Jago yang berada di Tanjung Uban akan dilakukan penggusuran dimana tim terpadu TPU telah melayangkan surat ke Dua kepada petani penggarap lahan, Selasa (15/08/2023).

Tim terpadu Tempat Pemakaman Umum (TPU) telah melayangkan surat peringatan ke Dua kepada petani penggarap untuk mengosongkan lahan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkim Bintan, M. Irzan ia menyebutkan tim TPU telah mengirim surat ke Dua kepada penggarap lahan untuk dilakukan pengosngan lahan di lokasi hutan lindung.

Baca Juga :  Setelah Retreat, Pejabat Bintan Diharapkan Jadi Agen Perubahan Menuju “Bintan Juara”

“Kita datang untuk menyerahkan surat peringatan kedua ke petani pengarap agar mengosongkan lahan untuk TPU kawasan hutan lindung Sei Jago,” katanya.

Lebih lanjut, pihaknya akan kembali melayangkan surat peringatan ketiga ke petani pengarap yang berada di lokasi lahan TPU kawasan hutan lindung Sei Jago, Tanjunguban.

Setelah tiga kali surat peringatan diberikan ke petani pengarap, dia mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pembersihan lahan di lokasi lahan TPU kawasan hutan lindung Sei Jago, Tanjunguban.

Menurut jadwal, pembersihan lahan di lokasi lahan TPU kawasan hutan lindung Sei Jago, Tanjunguban, akan dilaksanakan Jum’at 18 Agustus 2023.

Baca Juga :  SIARAN BERITA PSI

“Lahan tersebut nanatinya akan dilakuan penataan ulang dilokasi hutan lindung” katanya.

Tidak hanya menyerahkan surat peringatan ke petani pengarap, tim terpadu bersama sejumlah pemuda dan masyarakat Tanjunguban meninjau lokasi dan memasang tanda batas lahan untuk TPU kawasan hutan lindung Sei Jago, Tanjunguban.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *