Batam

Batam Tuan Rumah Rakor se-Sumatera, Amsakar Ajak Daerah Perkuat Kolaborasi

×

Batam Tuan Rumah Rakor se-Sumatera, Amsakar Ajak Daerah Perkuat Kolaborasi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Batam Amsakar Achmad, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan se-Sumatera 2025 di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Minggu (21/9/2025)/f-deni-dk

BATAM, deltakepri.co.id – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan se-Sumatera 2025 di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Minggu (21/9/2025).

Rakor ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Pertemuan strategis tersebut diikuti para kepala daerah dari sepuluh provinsi se-Sumatera dan pejabat pusat, di antaranya Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamu Karyasayuda serta Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Tommy Andana.

Bagi Batam, kehadiran Amsakar dan Li Claudia menunjukkan kesiapan daerah mendukung kebijakan nasional serta mempererat sinergi pusat dan daerah.

Baca Juga :  Amsakar: PAD Batam Naik 32 Persen, Ekonomi Tumbuh 6,76 Persen

“Rakor ini momentum penting untuk memperkuat kolaborasi. Dengan sinergi yang solid, pembangunan bisa berjalan searah dan stabilitas daerah tetap terjaga,” ujar Amsakar.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Batam sebagai tuan rumah. Menurutnya, forum lintas daerah membuka ruang berbagi pengalaman sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menekankan dua isu utama dalam Rakor, yakni keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta pengelolaan fiskal daerah.

Menurutnya, kedua aspek itu penting karena berhubungan langsung dengan stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan.

Baca Juga :  Kepala BP Batam Terima Kunjungan Insan Pers Riau

“Langkah proaktif perlu dilakukan agar kendala bisa diminimalisir dan program pemerintah di daerah berjalan lancar,” tegas Tito.

Tito juga mengingatkan kepala daerah untuk lebih dekat dengan masyarakat, mengaktifkan siskamling, menunda acara seremonial berlebihan, serta menjauhi gaya hidup mewah.

“Kalau ada acara pribadi, laksanakan sederhana. Jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial,” pesannya.

Selain itu, Mendagri menyoroti pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD) 2026 senilai Rp693 triliun.

Ia meminta kepala daerah mengutamakan efisiensi belanja, optimalisasi pendapatan baru tanpa membebani rakyat kecil, dan mendorong UMKM serta ketahanan pangan.

Baca Juga :  Efisiensi Belanja Jadi Momentum Dalam Pembangunan Kota Batam

Rakor pemerintahan se-Sumatera di Batam ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi lintas daerah, menjaga stabilitas, serta menghadirkan pembangunan yang lebih merata bagi masyarakat.

Penulis: Deni

Editor: Tahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *