Beranda Bintan Akibat Mabuk Berat, Seorang Nelayan Dianiaya OTK

Akibat Mabuk Berat, Seorang Nelayan Dianiaya OTK

0
Kapolsek Bintan Timur (Bintim) AKP Suardi

Deltakepri.co.id|Bintan – Umar warga Kijang menjadi sasaran penganiayaan orang tak dikenal (OTK) ketika berada di Star Pool Billiar Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, beberapa waktu lalu.

Dari kejadian tersebut korban mengalami luka serius, dan harus dalam penanganan insentif di RSUD Kijang lantaran penganiayaan yang menimpanya.

Kapolsek Bintan Timur (Bintim) AKP Suardi mengatakan saat ini pelaku masih dalam pengejaran atas kasus dugaan penganiayaan terhadap korban yang bekerja sebagai nelayan.

“Dari kejadian tersebut ada beberapa kendala untuk mengungkap kejadian tersebut, namun kita akan terus melakukan penyelidikan terhadap OTK yang melakukan penganiayaan” jelas Kapolsek Bintim, Rabu (27/07/2022).

Baca Juga :   Satpol PP, Polisi dan TNI tertibkan bangunan liar di KM 8 Tanjungpinang

Umar korban dari OTK, sambung Kapolsek, sewaktu kejadian ia sedang dalam kondisi mabuk berat  melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.

“Saat korban datang ke Polsek membuat laporan dalam kondisi mabuk berat penanganan yang dilakuan dengan membawa korban ke rumah sakit untuk dilakuka visum” terangnya.

Sementara itu, dua (2) hari pasca kejadian, polisi berhasil memintai keterangan korban. Dari hasil pemeriksaan, korban mengaku tidak mengenal dan mengetahui persis siapa orang yang memukulnya di lokasi kejadian.

Penyidik tidak berhenti sampai disitu, beberapa orang dari saksi bernama Buyung, yang disebut Umar berada di lokasi kejadian pun sudah dimintai keterangan.

Baca Juga :   Dewi Kumalasari bantu penderita kelumpuhan

Pasalnya, pada hari Sabtu (16/7/2022) lalu, penyidik sudah berusaha memintai keterangan Buyung. Hanya saja kondisi saksi belum pulih pasca peristiwa kecelakaan waktu itu hingga di opname beberapa pekan di rumah sakit.

“Hambatan-hambatan inilah yang membuat prosesnya memerlukan waktu. Yang jelas penyelidikannya masih kami lakukan,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here