BatamHeadline

Penjara Malaysia Pelajari Layanan Humanis dan Green House di Rutan Batam

×

Penjara Malaysia Pelajari Layanan Humanis dan Green House di Rutan Batam

Sebarkan artikel ini
Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam menerima kunjungan kerja delegasi penjara Malaysia dalam rangka memperkuat kerja sama dan berbagi pengalaman terkait penyelenggaraan layanan pemasyarakatan, Rabu (6/5/2026)/f-deni-dk

BATAM, deltakepri.co.id — Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam menerima kunjungan kerja delegasi penjara Malaysia dalam rangka memperkuat kerja sama dan berbagi pengalaman terkait penyelenggaraan layanan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi lintas negara, khususnya dalam peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan.

Rombongan delegasi disambut jajaran pejabat struktural Rutan Batam dan diajak meninjau sejumlah fasilitas layanan serta program pembinaan yang dijalankan di lingkungan rutan.

Baca Juga :  PKS Batal Ajukan PHPU ke Mahkamah Konstitusi

“Salah satu area yang menjadi perhatian delegasi ialah layanan kunjungan warga binaan,” ujar Fajar, Rabu (6/5/2026).

Dalam peninjauan itu, delegasi melihat langsung sistem pelayanan kunjungan yang dinilai tertib, humanis, dan mengedepankan kenyamanan keluarga warga binaan.

Selain itu, delegasi juga mengunjungi green house Rutan Batam yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.

Di lokasi tersebut, warga binaan melakukan budidaya tanaman sebagai bentuk pelatihan keterampilan sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Kegiatan kunjungan turut dilanjutkan dengan peninjauan program pembinaan kerohanian yang selama ini dijalankan Rutan Batam.

Baca Juga :  Loka POM dan Dinkes Tanjungpinang Uji 19 Sampel Takjil, Hasilnya Negatif Zat Berbahaya

Program tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan penguatan mental spiritual warga binaan.

Delegasi penjara Malaysia disebut mengapresiasi pendekatan pembinaan yang tidak hanya menitikberatkan aspek hukum, tetapi juga menyentuh pembinaan moral dan keimanan.

Setelah peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di Aula Serbaguna Rutan Batam.

Dalam kesempatan itu, kata Fajar, Rutan Batam menyerahkan plakat dan cendera mata berupa miniatur kapal hasil karya warga binaan sebagai simbol persahabatan dan kerja sama antar lembaga.

“Kita berharap terjalin pertukaran pengetahuan dan praktik baik antara kedua institusi guna mendukung peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di masing-masing negara,” tutupnya.

Baca Juga :  Lapas Batam Jadi Lokasi Studi Petugas Penjara Malaysia, Bahas Pembinaan Narapidana Modern

Penulis: Deni

Editor: Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *