HeadlineKepriNasionalTanjungpinang

Nyanyang Temui Wamen PKP, Bawa Enam Usulan Program Strategis Perumahan

×

Nyanyang Temui Wamen PKP, Bawa Enam Usulan Program Strategis Perumahan

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fachri Hamzah di Jakarta, Rabu (2/7/2025).F-Diskominfo Kepri

JAKARTA, deltakepri.co.id – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fachri Hamzah di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah usulan strategis terkait program perumahan dan peningkatan kualitas hunian di wilayah Kepri.

Dalam pertemuan itu, Wagub menyampaikan enam usulan utama, antara lain pembangunan rumah susun ASN di Pulau Dompak dan Kabupaten Lingga, rumah susun untuk STAIN Sultan Abdurrahman, rumah khusus bagi Suku Laut di Lingga, rumah bagi korban bencana Serasan, serta peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di tujuh kabupaten/kota di Kepri.

Baca Juga :  Pemko Tanjungpinang ajak masyarakat sukseskan Imunisasi MR

“Ini bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat,” ujar Wagub Nyanyang.

Wamen PKP Fachri Hamzah menyambut baik usulan tersebut. Ia menekankan bahwa program peningkatan kualitas rumah harus berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan mencakup kawasan pesisir serta perkampungan nelayan yang juga dilengkapi dengan sarana prasarana umum seperti jalan, sanitasi, dan cold storage untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Seluruh usulan telah masuk dalam Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU),” terang Fachri.

Baca Juga :  Bentuk Mental Pemuda Melalui Kompetisi Olahraga

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kepri menargetkan penataan rumah tidak layak huni di Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata religi, serta perencanaan penanganan kawasan pesisir di Tanjung Unggat, Kota Tanjungpinang.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi pilot project untuk penanganan kawasan berbasis budaya dan pesisir di Kepri,” ujar Wagub.

Penataan kawasan tersebut juga akan melibatkan peletakan batu pertama oleh Wamen PKP sebagai simbol dimulainya sinergi pusat dan daerah dalam menciptakan hunian yang layak dan berdaya guna.

Penulis : Indra
Editor : Tahan Jaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *