Deltakepri.co.id|Bintan – Sejak Januari hingga November 2022, Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Bintan mendata belasan investor baru yang masuk ke Kabupaten Bintan, Selasa (22/11/2022).
Kepala BP Kawasan, Farid Irfan Siddik mengatakan, cukup banyak investor ke kawasan Free Trade Zone (FTZ) yang sudah memiliki beberapa data mereka.
“Untuk bidang pariwisata, seperti Resort-resort yang berada di kawasan FTZ. Itu sebagian besar usahanya” kata Farid.
Disinggung berapa investasi yang telah menanam saham dari belasan Investor itu, Farid menjawab sudah mencapai ratusan miliar.
“Nilai investasi sejauh ini dari data yang kami terima kurang lebih dikisaran ratusan miliyar,” ucapnya.
Farid juga mengungkapkan, untuk nilainya dari masing-masing investor semuanya berbeda.
Itu pula yang menjadi modal mereka untuk melampirkan didalam persyaratan data perusahaan mereka sendiri.
Selain soal persyaratan data, yang menjadi tolak ukur para investor ketika menanamkan modalnya di Bintan, yaitu legalitas kesiapan lahan.
“Bagaimana kesiapan lahan, status lahan, dan lain-lain yang berhubungan dengan lahan,” ungkapnya.
Jadi, sambung Farid, persoalan tersebut memang masih menjadi pembahasan cukup serius sampai hari ini di Bintan.
“Harus kita tuntaskan, sehingga memberi kepastian dan kenyamanan bagi para investor yang ingin datang berinvestasi di Bintan,” cetusnya.
Penulis : Yulita Dani Kusumawati












