Batam

Transmigrasi Modern, 504 Warga Rempang Dibekali Keterampilan untuk Kehidupan Baru

×

Transmigrasi Modern, 504 Warga Rempang Dibekali Keterampilan untuk Kehidupan Baru

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 504 calon transmigran asal Rempang mengikuti pelatihan yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Batalyon Infanteri 10 Marinir SBY Barelang, Senin (3/11/2025)/f-deni-dk

BATAM, deltakepri.co.id – Sebanyak 504 calon transmigran asal Rempang mengikuti pelatihan yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Batalyon Infanteri 10 Marinir SBY Barelang, Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program transmigrasi nasional yang diikuti 1.394 kepala keluarga (KK) dari berbagai daerah, termasuk Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Timur.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, membuka langsung kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan kebanggaan karena Batam dipercaya sebagai pusat pelatihan calon transmigran oleh Kemendes PDTT.

Baca Juga :  Direktur RSBP Batam Sambut Wakapuskes TNI, Bahas Sinergi Layanan Kesehatan di Kepri

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami berterima kasih atas kepercayaan ini. Semoga pelatihan ini mempersiapkan peserta menjadi transmigran yang mandiri, maju, dan mampu mengharumkan nama Batam,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan bahwa transmigrasi saat ini telah dikemas modern, dengan dukungan fasilitas lengkap mulai dari perumahan, sekolah, tempat ibadah hingga pelabuhan dan SPBU.

“Transmigrasi masa kini bukan sekadar perpindahan penduduk, tapi membangun kehidupan baru yang sejahtera. Semua sarana disiapkan agar masyarakat tidak kesulitan memulai,” jelasnya.

Amsakar meminta para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar mampu beradaptasi di daerah tujuan.

Baca Juga :  BP Batam Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini Internasional, Talenta Muda Disiapkan ke Level Global

“Jangan ragu, tanah di Tanjung Banon itu tanah harapan. Pemerintah hadir untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Desa PDTT Bidang Politik dan Hukum, Prima Idwan Mariza, menjelaskan transmigrasi kini bertransformasi menjadi program pembangunan ekonomi terpadu.

“Transmigrasi modern menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru dan masyarakat mandiri melalui penguatan SDM,” ujarnya.

Prima juga mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Transmigrasi (BUMTrans) agar transmigran menjadi pelaku dan pemilik usaha di wilayah barunya.

“Batam adalah etalase transmigrasi modern nasional. Dukungan Pemko dan BP Batam menjadikan program ini contoh kolaborasi ideal,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jaga Akuntabilitas, DPRD-Pemko Batam Teken Pakta KUA-PPAS APBD 2026

Penulis: Deni

Editor: Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *