Batam

Satgas PMI Temui Polresta Barelang, Bahas Perlindungan Pekerja Migran

×

Satgas PMI Temui Polresta Barelang, Bahas Perlindungan Pekerja Migran

Sebarkan artikel ini
Satgas PMI Bhakti Tuah Madani sambangi Polresta Barelang untuk menjajaki kerja sama di bidang sosial dan kemanusiaan, di Markas Polresta Barelang, Selasa (20/1/2026)/f-deni-dk

BATAM, deltakepri.co.id — Upaya penguatan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor.

Salah satunya dilakukan Satuan Tugas Pekerja Migran Indonesia (Satgas PMI) Bhakti Tuah Madani yang menyambangi Polresta Barelang untuk menjajaki kerja sama di bidang sosial dan kemanusiaan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Markas Polresta Barelang, Selasa (20/1/2026).

Rombongan Satgas PMI Bhakti Tuah Madani dipimpin Ketua Umum DPW Bhakti Tuah Madani, Udin, bersama jajaran pengurus.

Mereka diterima langsung Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Saibansah Dardani Jadi Ketua, Alfian Lumban Gaol Sekretaris, Nizamul Akhyar Bendahara PWI Kepri

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas peluang sinergi, khususnya dalam isu perlindungan pekerja migran Indonesia yang kerap menghadapi persoalan sosial dan hukum, baik sebelum keberangkatan maupun setelah kembali ke tanah air.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono menyampaikan apresiasi atas inisiatif Satgas PMI Bhakti Tuah Madani.

Menurutnya, peran organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan untuk mendukung kerja kepolisian, terutama dalam aspek pencegahan dan pendampingan sosial bagi pekerja migran.

Sementara itu, Ketua Umum DPW Satgas Bhakti Tuah Madani, Udin, mengatakan audiensi tersebut menjadi langkah awal membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih terstruktur.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Sagulung Batam, 25 Orang Diamankan

Ia menilai kolaborasi dengan kepolisian penting untuk memperkuat perlindungan serta penanganan persoalan kemanusiaan yang melibatkan pekerja migran Indonesia.

“Audiensi ini kami harapkan membuka ruang kolaborasi, baik dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, maupun dukungan terhadap upaya perlindungan pekerja migran Indonesia,” kata Udin.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan terbuka. Sejumlah isu strategis turut dibahas, termasuk potensi kerja sama ke depan yang bersifat preventif dan edukatif bagi masyarakat, khususnya calon pekerja migran.

Kedua pihak sepakat bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat menjadi salah satu kunci dalam memperkuat perlindungan pekerja migran serta mendorong penanganan persoalan sosial secara lebih komprehensif.

Baca Juga :  Tak Sekadar Menahan, Rutan Batam Bangun Harapan Lewat Program Rehabilitasi Narkotika

Penulis: Deni

Editor: Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *