HeadlineNasional

Penyerangan Berdarah di PT Kristal Nabire, Dua Orang Meninggal Dunia

×

Penyerangan Berdarah di PT Kristal Nabire, Dua Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Penyerangan Berdarah di PT Kristal Nabire, Dua Orang Meninggal Dunia.F-Istimewa

NABIRE, deltakepri.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Nabire tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden penyerangan bersenjata di area PT Kristal, Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire. Peristiwa tragis yang terjadi pada Sabtu (21/2/2026) siang tersebut merenggut dua nyawa.

Kepala Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengonfirmasi bahwa kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di lokasi kejadian.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam. Saat ini tim gabungan telah melakukan olah TKP, pengamanan lokasi, serta mengevakuasi korban ke RSUD Nabire untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut,” ujar Yusuf di Nabire, Senin (23/2/2026).

Baca Juga :  310 Warga Rempang Resmi Tempati Hunian Baru di Tanjung Banun

Kondisi TKP dan Temuan Bukti Lapangan

Berdasarkan hasil investigasi awal, kedua korban ditemukan di antara reruntuhan bangunan pos pengamanan yang hangus terbakar. Selain kerusakan bangunan, petugas juga menemukan satu unit kendaraan operasional perusahaan yang dipenuhi bekas tembakan.

“Ditemukan empat lubang peluru pada bagian depan kendaraan hingga menembus radiator. Diduga tembakan dilepaskan dari jarak 50 hingga 100 meter, karena tim belum menemukan selongsong peluru di titik utama kejadian,” jelas Yusuf.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa empat orang saksi yang merupakan karyawan perusahaan. Keterangan saksi menyebutkan sempat terdengar rentetan tembakan sebelum terlihat setidaknya tiga orang terduga pelaku di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Penjaga Mercusuar Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal Dunia

Penegakan Hukum Berbasis Bukti

Menanggapi berbagai klaim tanggung jawab yang beredar di media sosial, pihak kepolisian menegaskan tidak akan gegabah dalam mengambil kesimpulan. Satgas Ops Damai Cartenz tetap mengedepankan pembuktian saintifik dan fakta lapangan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa negara akan hadir memberikan rasa aman dan menindak tegas para pelaku kekerasan.

“Penegakan hukum kami lakukan secara profesional dan proporsional. Kami mengecam keras tindakan yang menghilangkan nyawa ini,” tegas Brigjen Pol. Faizal.

Baca Juga :  APBD Batam 2026 Tembus Rp4,73 Triliun, Fokus ke SDM dan Infrastruktur

Pengejaran Pelaku

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa tim di lapangan sudah melakukan pemetaan dan profiling terhadap kelompok yang diduga terlibat.

“Langkah pengejaran terus dilakukan secara terkoordinasi. Kami juga mendalami motif serta kemungkinan keterkaitan peristiwa ini dengan jaringan kelompok bersenjata di wilayah Nabire,” pungkas Adarma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *