Beranda Lingga Ormas PP Desak Pemda Lingga Tetapkan HET BBM Bersubsidi

Ormas PP Desak Pemda Lingga Tetapkan HET BBM Bersubsidi

0
Ketua Pemuda Pancasila Said Hendri menghadiri undangan masyarakat Desa Rejai. Foto (Ist)

DELTAKEPRI.CO.ID, LINGGA – Ormas Pemuda Pancasila (PP) mendesak pemerintah daerah segera menetapkan harga eceran tertinggi (HET) bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di daerah tersebut.

Ketua PP Lingga Said Hendri mengatakan penetapan HET perlu dilakukan segera agar Sup Penyalur atau Pangkalan maupun Pengecer BBM dapat terukur dan memiliki dasar hukum dalam menentukan harga sehingga tidak merugikan masyarakat

“Sudah selusin hari berlalu sejak pemerintah pusat umumkan kenaikan BBM bersubsidi, namun kita di Lingge belum juga menetapkan Harga Enceran Tertinggi BBM.

Baca Juga :   PWI Lingga Beri Kejutan Kapolres di HUT Bhayangkara ke-75

Kita minta pemerintah segera menetapkan HET BBM karena Kabupaten Lingga hanya memiliki 3 titik lokasi SPBU/ Penyalur BBM. 2 titik berada di Pulau Singkep dan 1 titik berada di Pulau Sebangka,” katanya kepada Delta Kepri, Jumat (16/9/2022).

Soal penetapan HET BBM di pulau Lingga dan sekitarnya, Said Hendri menegaskan penetapannya tidak bisa disamaratakan. Pasalnya, wilayah tersebut tidak ada SPBU ataupun Penyalur BBM sehingga ongkos angkutan perlu diperhitungkan.

“Jangan seperti saat ini harga Pertalite dulu sebelum BBM naek 15 ribu per 1,5 liter, menjadi 20 ribu per 1,5 liter di Ibu kota daek, ini kenaikan 33,33 persen. Perlu diketahui BBM Pertalite naek hanya 25 persen dari 8 ribu ke 10 ribu per liter, dan harga ini kate orang Melayu sudah ‘melancot’. Masyarakat sudah prihatin pemerintah menaekan harga BBM, lah kita malah membuat tambah naek,” gerutunya kesal.

Baca Juga :   Forum SKPD 2021: Perencanaan yang Transparan Menjadi Tolak Ukur Pembangunan Daerah

Sementara itu, geliat Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy dalam beberapa pekan terakhir guna memastikan BBM tersalur dengan baik ke masyarakat masih terus berlanjut.

“Seiring terbatasnya distribusi BBM di semua daerah di Indonesia saat ini, kami ingin pastikan stok kebutuhan BBM Solar maupun Pertalite, serte minyak tanah bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalah gunakan di kampong kita.

Tentu kami akan tindak tegas jike dilapangan kite temukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat kita,” pungkas Neko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here