BATAM, deltakepri.co.id — Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam mengajak masyarakat lebih cermat dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang publik guna menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial di Kota Batam.
Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan mengatakan setiap informasi yang beredar perlu disikapi secara bijak agar tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Setiap informasi yang beredar hendaknya disaring dengan cermat. Jangan sampai perbedaan pandangan justru memicu kesalahpahaman yang lebih luas,” kata Rudi, Rabu, 29 April 2026.
Menurut dia, pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas daerah dengan mengedepankan komunikasi yang santun, inklusif, dan bertanggung jawab.
Ia menilai perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus disikapi secara dewasa tanpa memperkeruh situasi sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya polemik terkait isu yang dinilai sensitif dan memicu perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
Rudi menegaskan pemerintah daerah membuka ruang dialog agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara konstruktif.
“Pemerintah hadir sebagai penyejuk. Kami membuka ruang dialog agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, dan pemangku kepentingan untuk menjaga persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi secara utuh.
Menurut Rudi, Batam selama ini dikenal sebagai daerah yang memiliki keberagaman masyarakat dan mampu menjaga kehidupan sosial yang harmonis.
“Batam adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan sikap saling menghargai,” katanya. (*)












