Beranda Kepri Disdik Kepri Bakal Wujudkan SMK Kepri Jadi Badan Layanan Umum Daerah

Disdik Kepri Bakal Wujudkan SMK Kepri Jadi Badan Layanan Umum Daerah

456
0
Foto : Dari kiri, Kabid SMK Disdik Provinsi Kepri Irwan Panggabean dan Plt Sekdis Pendidikan M. Yunus menerima Cinderamata

Delta Kepri – Menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin hari semakin berpacu dengan perkembangan mutu pendidikan bersifat aplikasi maupun akuntabilitas, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kini dituntut mampu berinovasi dalam pembelajaran industri pendidikan vokasi.

Untuk itu, Kepala SMK se-Kepri, Komite dan pengawas bersama Disdik Provinsi Kepri melakukan benchmarking ke SMKN 1 Buduran Sidoarjo dan SMKN 5 Surabaya pada hari Kamis (8/04/2021), dalam rangka proses pembentukan SMK Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), di mana sekolah tersebut sudah lebih dahulu melaksanakannya dengan sukses.

Plt. Sekdis Disdik Kepri M.Yunus menjelaskan, apa yang telah dibuat SMK BLUD ini sudah sejalan dengan Visi Misi Gubernur Kepri terkait, percepatan pertumbuhan ekonomi. Sehingga menjadikan SMK di Kepri dari biasa menjadi Luar biasa.

Baca Juga :   Polsek Gunung Kijang Tangkap Pelaku Curanmor

Disamping itu, Kabid Pembinaan SMK Disdik Kepri, Irwan Panggabean juga mengatakan, berbagai manfaat dan fleksibilitas ditemukan dari program SMK BLUD ini, dan dipastikan dapat berdampak positif bagi dunia usaha baru.

“Kalau SMK di Kepri bisa menjadi SMK BLUD, dan ini akan menjadi prestasi bagi Provinsi Kepri. Dikarenakan belum semua Provinsi terbentuk. Insya allah kami akan mewujudkannya Tahun 2021,” kata Irwan Panggabean, Jumat (9/04) siang tadi.

Selain mewujudkannya, sambung Irwan, menariknya lagi salah satu SMK di Sidoarjo Provinsi Jawa Timur ini sudah ada yang membuka Hotel bahkan memiliki fasilitas Cafe, tentu ini merupakan hal baru untuk di kaji dan di implementasikan pada provinsi Kepri.

Baca Juga :   Ini Dia Enam Kesepakatan WNI Wuhan Dikarantina di Natuna

“Contohnya aja ya rombongan nginap di Hotel SMKN 1 Buduran yang fasilitasnya sekelas bintang juga, menyediakan cafe untuk nongkrong anak muda dan ada usaha salon kecantikan, spa, kuliner, catering dan lainnya. Semua unit usaha dan jasa tersebut harus di payungi dengan BLUD,” terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh penggiat pendidikan sekaligus ketua komite SMK 1 Ruslan Kasbulatov. Ia mengungkapkan, bahwa Gubernur Ansar Ahmad selayaknya memperhatikan program SMK BLUD ini.

“SMK BLUD ini harus di tindaklanjuti oleh Gubernur Kepri, kalau dunia pendidikan di Kepri mau seperti daerah lain. Kepri sudah ketinggalan 5 tahun. Dan kedepan APBD Kepri tidak terganggu, karena sekolah sudah mandiri berpenghasilan dan mengurus sendiri,” ungkap Ruslan Kasbulatov. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here