BATAM, deltakepri.co.id — Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, mengukuhkan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026–2031 di Wyndham Panbil, Batam, Sabtu, 16 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan seminar awam bertema Kenali Diabetes dan Keganasan pada Anak yang menghadirkan dokter spesialis anak dan pegiat kesehatan di Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Dewi mengatakan kesehatan anak menjadi tanggung jawab bersama karena anak merupakan generasi penerus bangsa.
Ia menyoroti meningkatnya kasus penyakit kronis seperti diabetes dan kanker yang kini mulai banyak menyerang anak-anak dan remaja.
“Anak-anak adalah harapan dan masa depan bangsa. Karena itu kesehatan mereka harus menjadi perhatian bersama,” kata Dewi.
Ia mengutip data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023 yang menunjukkan prevalensi diabetes pada anak meningkat signifikan.
Kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia 10 hingga 14 tahun dengan persentase mencapai 46 persen dan didominasi anak perempuan sebesar 59,3 persen.
Menurut Dewi, mayoritas kasus yang terjadi merupakan diabetes tipe 1. Namun, obesitas pada anak juga menjadi faktor risiko kuat terhadap munculnya diabetes tipe 2.
Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius semua pihak melalui penguatan edukasi kesehatan, pengendalian obesitas, serta penerapan pola makan sehat sejak dini.
Selain diabetes, Dewi juga menyoroti tingginya kasus kanker pada anak di Indonesia.
Berdasarkan data IDAI tahun 2020, terdapat sekitar 11.156 kasus baru kanker anak setiap tahun. Jenis kanker yang paling banyak ditemukan yakni leukemia, disusul limfoma dan kanker otak.
Namun demikian, hanya sekitar 20 persen kasus yang berhasil terdeteksi dan mendapatkan penanganan medis akibat keterbatasan fasilitas kesehatan dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gejala kanker pada anak.
Dewi mengapresiasi langkah IDAI Kepri yang menggelar seminar edukasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesehatan anak.
“Kami mengapresiasi seluruh dokter spesialis anak dan tenaga kesehatan yang tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan harapan bagi anak-anak dan keluarga,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dewi juga mengukuhkan Erdawati sebagai Ketua YKI Kota Batam bersama jajaran pengurus periode 2026–2031.
Ia berharap YKI Batam dapat memperkuat sinergi dengan organisasi profesi dan komunitas kesehatan dalam menjalankan program preventif, promotif, hingga rehabilitatif bagi masyarakat.
“YKI hadir bukan hanya untuk memberi harapan bagi pejuang kanker, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh,” kata Dewi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus YKI Provinsi Kepri dan Kota Batam, Ketua IDAI Kepri, narasumber dr. Helmi Tri Puji Lestari dan Prof. Aman Bhakti Pulungan, perwakilan komunitas pendamping pasien kanker dan diabetes, kader Posyandu, serta keluarga penyintas kanker dan anak penyandang diabetes.
Penulis: Deni
Editor: Indra












