BintanHeadlineHuKrim

Makam Bayi di Bintan Dibongkar, Polisi Selidiki Hilangnya Jasad

×

Makam Bayi di Bintan Dibongkar, Polisi Selidiki Hilangnya Jasad

Sebarkan artikel ini
Warga Kelurahan Gunung Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, dikejutkan dengan terbongkarnya makam seorang bayi di Pemakaman Umum Km 20, (18/9/2026)/f-indra-dk

BINTAN, deltakepri.co.id — Warga Kelurahan Gunung Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, dikejutkan dengan terbongkarnya makam seorang bayi di Pemakaman Umum Km 20, Jumat, 18 September 2026.

Makam yang berada di kawasan pemakaman di depan SPBU BT 20 itu ditemukan dalam kondisi terbuka.

Di lokasi hanya terlihat kain kafan dan papan penutup makam, sedangkan jasad bayi tidak lagi berada di dalam liang.

Bayi tersebut diketahui merupakan anak warga setempat. Sebelumnya, bayi itu lahir prematur dan kemudian meninggal dunia sebelum dimakamkan di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Amsakar Achmad Diganjar BAZNAS Award 2025 Atas Komitmen Gerakan Zakat

Kondisi makam pertama kali diketahui pihak keluarga dan warga. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian.

Unit Reskrim Polsek Bintan Timur mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan saksi guna mengetahui kronologi kejadian.

Kapolsek Bintan Timur AKP Aang Setiawan membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang membongkar makam dan mencari keberadaan jasad bayi.

“Sedang kami dalami. Mohon doanya, semoga cepat terungkap pelakunya,” ujar Aang saat dikonfirmasi, Sabtu, 19 September 2026.

Baca Juga :  Pemkab Bintan Gelar Upacara 17 Agustus di Lapangan Bukit Kerang

Polisi juga masih mendalami motif di balik pembongkaran makam tersebut. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu diminta melapor kepada Polsek Bintan Timur.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Polisi belum menyampaikan identitas pihak yang diduga membongkar makam maupun motif kejadian tersebut.

Penulis: Indra

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *