LINGGA, deltakepri.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Bakong menggelar edukasi literasi keuangan bertema Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah bagi siswa SMP Negeri 2 Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Senin, 27 Juli 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menghargai Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang secara bijak.
Edukasi yang berlangsung di Laboratorium SMPN 2 Singkep Barat diikuti puluhan siswa.
Materi disampaikan oleh mahasiswa KKN Desa Bakong, Mutiah Zahrani, yang mengajak para peserta memahami peran Rupiah tidak hanya sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi juga sebagai bagian dari identitas bangsa.
Menurut Mutiah, Generasi Alpha yang tumbuh di era digital perlu dibekali literasi keuangan agar mampu memahami nilai uang sekaligus memiliki rasa tanggung jawab dalam menggunakannya.
“Generasi Alpha adalah generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital. Karena itu, mereka perlu dibekali literasi keuangan sejak dini agar memiliki sikap menghargai Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. Mencintai Rupiah dimulai dari kebiasaan sederhana, yaitu merawat uang dengan baik dan menggunakannya secara bijak,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan metode 3D untuk mengenali keaslian uang Rupiah, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Melalui praktik langsung, peserta mempelajari ciri-ciri keamanan uang, mulai dari gambar dan warna, cetak timbul, hingga tanda air dan benang pengaman.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai prinsip 5J dalam merawat uang Rupiah, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi, dan Jangan Distaples. Kebiasaan tersebut dinilai penting untuk menjaga kondisi uang tetap layak edar.
Kepala SMP Negeri 2 Singkep Barat, Sri Handayani, turut memberikan arahan kepada peserta.
Ia mengajak para siswa mengikuti kegiatan dengan serius serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Sri Handayani, pemahaman mengenai pentingnya menjaga dan menggunakan Rupiah secara bijak menjadi bagian dari pendidikan karakter sekaligus membentuk kebiasaan bertanggung jawab terhadap keuangan sejak usia sekolah.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Desa Bakong berharap literasi keuangan dapat semakin melekat di kalangan pelajar.
Edukasi mengenai CBP Rupiah diharapkan mampu membentuk Generasi Alpha yang tidak hanya cerdas secara finansial, tetapi juga memiliki rasa bangga terhadap mata uang nasional sebagai simbol kedaulatan Indonesia. (*)












