TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id — Kepolisian Sektor Tanjungpinang Barat menggelar kegiatan Jumat Curhat sebagai upaya menjaring aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara polisi dan warga.
Kegiatan yang berlangsung di Kedai Kopi Kodel, Jalan Sunaryo, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Jumat (23/1/2026) pagi itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjungpinang Barat AKP Missyamsu Alson.
Sejumlah personel kepolisian, perwakilan RT dan RW, serta tokoh masyarakat turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Missyamsu mengatakan, program Jumat Curhat merupakan bagian dari kebijakan Polri untuk membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat.
Melalui forum ini, warga diharapkan dapat menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing.
“Setiap masukan dari masyarakat akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai kewenangan,” kata Missyamsu.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang rawan memicu kebakaran lahan.
Selain itu, masyarakat diminta berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Polsek Tanjungpinang Barat juga berencana memasang spanduk peringatan kewaspadaan terhadap keberadaan buaya di kawasan pemukiman, khususnya wilayah pelantar dan pesisir.
Warga diminta segera melapor apabila melihat kemunculan buaya di sekitar rumah.
Pada sesi diskusi, warga menyampaikan beragam persoalan, mulai dari kekhawatiran pedagang barang bekas terhadap potensi pelanggaran hukum, kondisi pos keamanan lingkungan, hingga laporan kemunculan buaya berukuran besar di sekitar pemukiman.
Menanggapi hal itu, Missyamsu menyatakan pihaknya akan meningkatkan patroli, menyambangi pos kamling, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan kemunculan buaya.
Kegiatan Jumat Curhat berlangsung dalam suasana santai dan diakhiri dengan foto bersama antara aparat kepolisian dan warga.
Penulis: Indra
Editor: Red












