TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan 13 event pariwisata sepanjang November 2025.
Rangkaian kegiatan ini ditujukan untuk menarik wisatawan mancanegara dan domestik sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menargetkan 2 juta wisatawan mancanegara dan 3,7 juta wisatawan domestik dari pelaksanaan berbagai event tersebut.
“Ada 13 event yang akan digelar, mulai dari Mandiri Bintan Marathon hingga festival budaya di Batam dan Tanjungpinang. Pemerintah mendukung penuh agar kegiatan ini berdampak pada ekonomi daerah,” ujar Nyanyang usai konferensi pers Calendar of Event Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (27/10/2025).
Sebagian besar kegiatan digagas pihak swasta dan lembaga non-pemerintah.
Pemprov Kepri hadir untuk mendukung dan menciptakan ekosistem ekonomi yang kondusif bagi sektor pariwisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan memaparkan sejumlah agenda unggulan:
1. Sail to Indonesia 2025 (29 Oktober–2 November) di Tanjungpinang, melibatkan 15–20 kapal yacht dari Papua hingga Aceh.
2. Jelajah Negeri (6–7 November) di Tanjungpinang.
3. Bajafash 2025, festival musik dan budaya internasional (7–8 November) di Batam.
4. Mandiri Bintan Marathon 2025 (8–9 November) di Lagoi, Bintan.
5. Parade Budaya Nusantara (Satu Nada Satu Warna) (14–16 November) di Batam.
6. Dekra Fest 2025 (15 November) di Tanjungpinang.
7. Spirit of Tatung (16 November) di Tanjungpinang, menampilkan atraksi budaya Tionghoa.
Menjelang akhir bulan, sejumlah agenda besar juga digelar seperti Malay Food Festival dan Kepri Art & Culture International (20–25 November) di Tanjungpinang dan Bintan.
Selain itu, Pemprov Kepri akan meluncurkan Kalender Event Kepri 2026 pada 22 November di Tanjungpinang, diikuti Kepri Kolosal Nusantara di Batam (23 November).
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Artopia of Bintan (28–29 November) di Hotel Four Points Bintan dan 12 Gurindam Purnama di Tanjungpinang.
“Calendar of Events ini menjadi momentum menunjukkan bahwa Kepri bukan hanya indah secara alam, tetapi juga kaya akan budaya, kuliner, dan kreativitas masyarakatnya,” tutur Hasan.
Penulis: Indra
Editor: Red












