HeadlineNasional

Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Bantu Pemulihan Psikologis Anak Pascabencana

×

Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Bantu Pemulihan Psikologis Anak Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Sembilan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) bersama Biro Psikologi SSDM Polri melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang.F-Istimewa

ACEH TAMIANG, deltakepri.co.id — Sembilan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) bersama Biro Psikologi SSDM Polri melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan ini dilakukan sesaat setelah para taruna tiba di daerah tersebut, Sabtu, 24 Januari 2026.

Trauma healing dilaksanakan di TK Kemala Bhayangkari 12 Aceh Tamiang dengan melibatkan 75 anak usia taman kanak-kanak yang terdampak bencana.

Pendampingan dilakukan melalui pendekatan Psychological First Aid (PFA), permainan edukatif, konseling kelompok kecil, serta aktivitas kreatif untuk memulihkan rasa aman dan menenangkan emosi anak-anak.

Baca Juga :  Kapolresta Tanjungpinang: Tak Ada Toleransi Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan

Psikolog SSDM Polri AKBP Astiadi Prahastomo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pertolongan psikologis awal bagi anak-anak pascabencana.

Menurut dia, pemulihan kondisi mental anak menjadi bagian penting dalam proses penanganan dampak bencana.

“Fokusnya adalah membantu anak-anak merasa aman, menurunkan kecemasan, dan mengembalikan keceriaan mereka. Pendekatan PFA dinilai efektif untuk tahap awal pemulihan,” ujar Astiadi.

Ia menjelaskan, keterlibatan sembilan Taruna Akpol turut memperkuat proses pendampingan.

Para taruna berperan sebagai pendamping yang membangun kedekatan emosional sehingga anak-anak lebih mudah mengekspresikan perasaan dan berinteraksi secara positif.

Baca Juga :  Empat Personel Polres Raih Penghargaan, Salah satunya dapat Medali Emas

Kegiatan ini merupakan aksi kemanusiaan perdana dari 169 Taruna Akpol yang diterjunkan ke Aceh Tamiang dalam program Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardus) 2026.

Selama satu bulan ke depan, para taruna akan terlibat dalam berbagai kegiatan pemulihan pascabencana, baik fisik maupun nonfisik.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan kehadiran taruna dalam kegiatan trauma healing menjadi langkah awal penting dalam mendukung pemulihan masyarakat, terutama anak-anak sebagai kelompok rentan.

“Selama satu bulan ke depan, para taruna akan bekerja bersama masyarakat Aceh Tamiang, tidak hanya membantu pemulihan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kondisi mental dan psikologis warga agar dapat bangkit kembali,” kata Trunoyudo.

Baca Juga :  Disnakertrans Kepri Menerapkan Blended Learning dan Teken Kerja Sama dengan Dua Perusahaan Industri Strategis

Selain pendampingan psikososial, para taruna dijadwalkan terlibat dalam pemulihan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pengelolaan dapur umum, serta kegiatan sosial lainnya.

Kehadiran mereka diharapkan mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana di Aceh Tamiang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *