BintanHeadline

Sidang TPP Lapas Tanjungpinang Usulkan 8 Warga Binaan Jadi Tamping

×

Sidang TPP Lapas Tanjungpinang Usulkan 8 Warga Binaan Jadi Tamping

Sebarkan artikel ini
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dalam rangka pengusulan tamping atau tahanan pendamping bagi warga binaan, di Pendopo Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Selasa (23/12/2025). F-Istimewa

BINTAN, deltakepri.co.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) dalam rangka pengusulan tamping atau tahanan pendamping bagi warga binaan, di Pendopo Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Selasa (23/12/2025).

Sidang dipimpin Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Kibar Sebayang selaku Ketua Sidang TPP dan dihadiri seluruh anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Tanjungpinang.

Agenda utama sidang yakni menilai kelayakan calon tamping yang akan bertugas pada berbagai bidang kegiatan pembinaan, baik di dalam maupun di luar lapas.

Baca Juga :  Kapolres Bintan: Tak Ada Jarak Antara Polisi dan Warga

Dalam sidang tersebut, sebanyak delapan warga binaan mengikuti penilaian sebagai calon tamping.

Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Untung Cahyo Sidharto, menegaskan bahwa sidang TPP merupakan bagian penting dari mekanisme pembinaan pemasyarakatan yang dilakukan secara objektif dan terukur.

“Melalui sidang TPP ini, kami menilai warga binaan yang benar-benar layak serta memiliki integritas untuk menjadi tamping. Harapannya, mereka mampu menjadi teladan dan memberikan contoh positif bagi warga binaan lainnya,” ujar Untung.

Selain pengusulan tamping baru, sidang TPP juga melakukan evaluasi terhadap kinerja dan kedisiplinan tamping yang telah bertugas sebelumnya.

Baca Juga :  Warga Binaan Lapas Tanjungpinang Perkuat Keimanan Lewat Hadroh Islami

Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai aturan dan mendukung terciptanya keamanan serta ketertiban di dalam lapas.

Melalui mekanisme TPP tersebut, Lapas Kelas IIA Tanjungpinang berharap peran tamping dapat semakin optimal dalam membantu kelancaran program pembinaan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Penulis: Indra
Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *