Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Anambas terus mengupayakan peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah perbatasan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengajukan anggaran ke Kementerian PUPR, khususnya melalui Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Anambas, Amiruddin, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas menjadi prioritas utama demi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.
“Pembangunan infrastruktur konektivitas di daerah perbatasan bertujuan untuk meningkatkan perkembangan ekonomi masyarakat. Itu merupakan arahan dari Kementerian PUPR,” ujar Amiruddin, Senin (24/2/2025).
Ia menjelaskan bahwa dalam pertemuan dengan Kementerian PUPR, pihaknya diminta untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap jaringan jalan di Anambas yang memerlukan perbaikan atau pembangunan baru. Pendataan ini dinilai penting agar pemerintah pusat memiliki gambaran akurat terkait kebutuhan infrastruktur di wilayah strategis perbatasan.
“Data jaringan jalan ini juga mencakup infrastruktur pendukung lainnya seperti akses transportasi, energi listrik, dan telekomunikasi,” tambah Amiruddin.
Amiruddin, yang juga mantan Kepala UPT Perhubungan, menekankan bahwa penyediaan jaringan jalan yang memadai akan membuka keterisolasian sejumlah wilayah. Akses antar-pulau di Anambas pun akan semakin mudah tanpa harus melintasi negara tetangga.
“Kalau konektivitas jalan di Anambas terbuka, masyarakat tidak lagi harus menyinggahi wilayah negara lain untuk mencapai pulau-pulau kecil,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dalam mempercepat pembangunan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), sekaligus memperkuat kedaulatan dan pelayanan publik di kawasan perbatasan negara.(Adv)












