HeadlineTanjungpinang

Pohon Tumbang di Jalan Tanjungpinang–Uban, Dua Pengendara Terluka

×

Pohon Tumbang di Jalan Tanjungpinang–Uban, Dua Pengendara Terluka

Sebarkan artikel ini
Sebuah pohon tumbang di Jalan Tanjungpinang–Uban Kilometer 10, tepatnya di depan kawasan Cooler City, Minggu, (7/6/2026)/f-indra-dk

TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id – Sebuah pohon tumbang di Jalan Tanjungpinang–Uban Kilometer 10, tepatnya di depan kawasan Cooler City, Minggu, 7 Juni 2026, sekitar pukul 17.50 WIB.

Peristiwa itu mengakibatkan dua pengendara mengalami luka ringan dan sempat mengganggu arus lalu lintas di lokasi.

Batang pohon yang roboh menutupi sebagian badan jalan sehingga kendaraan dari dua arah harus dialihkan sementara untuk menghindari kemacetan.

Petugas kepolisian bersama warga setempat langsung melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu proses evakuasi pohon.

Arus kendaraan dari arah Tanjungpinang menuju Batu 11 dialihkan melalui kawasan Ruko Terang Bulan.

Baca Juga :  Gesa Pembangunan Infrastruktur Kepri, Gubernur Datangi PT. SMI

Sementara kendaraan dari arah sebaliknya diarahkan melintas melalui kawasan Cooler City.

Salah seorang saksi mata, Asep, mengatakan pohon tersebut tumbang secara tiba-tiba saat sejumlah pengendara sedang melintas di lokasi.

“Pohonnya tiba-tiba roboh ke jalan. Ada pengendara yang terjatuh dan salah satu korban sempat pingsan karena kaget. Korban tidak tertimpa pohon, tetapi jatuh di sekitar lokasi kejadian,” kata Asep.

Mendapat laporan dari masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang langsung mengerahkan petugas untuk melakukan penanganan.

Baca Juga :  Deretan Nama Baru di BP Batam: Alex Sumarna, Dendi Gustinandar hingga Wulung Dahana Dilantik

Pohon yang tumbang kemudian dipotong dan dievakuasi agar akses kendaraan kembali normal.

Koordinator Lapangan BPBD Kota Tanjungpinang, Jarot Endratno, mengatakan pohon tersebut diduga sudah dalam kondisi lapuk sehingga tidak mampu lagi menahan beban dan akhirnya roboh ke badan jalan.

“Sebelumnya sudah kami pantau, namun untuk penanganannya membutuhkan peralatan khusus berupa skylift sehingga harus berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujar Jarot.

Ia mengatakan terdapat dua korban dalam kejadian tersebut. Keduanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Kekeringan Meluas, Pemko Tanjungpinang Gelar Salat Istisqa dan Siagakan Air Bersih

“Ada dua korban, salah satunya seorang ibu yang sempat pingsan. Namun secara umum keduanya hanya mengalami luka ringan,” katanya.

Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, arus lalu lintas di kawasan tersebut berangsur kembali normal.

Penulis: Indra

Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *