TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id — Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Kepulauan Riau dan Riau meneguhkan komitmen penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai strategi memperkuat kinerja birokrasi dan percepatan pembangunan.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Senin, 12 Januari 2026.
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Pelaksana Tugas Gubernur Riau S.F. Hariyanto, serta para bupati dan wali kota se-Kepri dan Riau.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kualitas ASN sebagai pelaksana kebijakan dan anggaran negara.
Ia menegaskan, efektivitas pemerintahan hanya bisa dicapai jika ASN memiliki arah kerja yang jelas dan selaras dengan agenda nasional.
“APBN dan APBD nilainya sangat besar. Yang mengeksekusi seluruh kebijakan itu adalah ASN. Karena itu, ASN harus berada dalam satu barisan dengan tujuan yang jelas,” ujar Zudan.
Ia menyebutkan, saat ini jumlah ASN di Indonesia mencapai sekitar 6,5 juta orang.
Menurutnya, penerapan manajemen talenta menjadi kunci untuk memastikan aparatur ditempatkan sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Zudan mengungkapkan, jumlah instansi yang menerapkan manajemen talenta terus meningkat signifikan.
Dari sebelumnya hanya 42 instansi, kini bertambah menjadi 122 instansi.
“Tahun 2026 kami menargetkan sekitar 350 kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah telah menerapkan manajemen talenta,” katanya.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menilai manajemen talenta menjadi fondasi penting dalam memperkuat peran ASN sebagai penggerak pembangunan, terutama bagi Kepri yang berada di wilayah perbatasan strategis.
“Manajemen talenta memungkinkan pemerintah memetakan potensi dan kompetensi ASN secara objektif, sehingga prinsip orang yang tepat di tempat yang tepat dapat diterapkan,” kata Ansar.
Ia memaparkan capaian Indeks Sistem Merit Provinsi Kepulauan Riau yang meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik dalam periode 2021–2024.
Selain itu, Kepri juga meraih peringkat kedua nasional dalam inovasi pengelolaan kepegawaian pada ajang BKN Awards 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepri menerima penghargaan penerapan manajemen talenta dari BKN.
Rekomendasi penerapan serupa juga diberikan kepada Kota Dumai, Kota Batam, dan Kabupaten Rokan Hulu.
Penulis: Indra
Editor: Red












