Beranda Lifestyle Menjaga Mental Si Kecil Agar Selalu Bahagia, Berikut 3 Caranya

Menjaga Mental Si Kecil Agar Selalu Bahagia, Berikut 3 Caranya

433
0

DELTAKEPRI.CO.ID – Tahukah Moms bahwa kebahagiaan adalah fondasi kehidupan. Apapun capaian anak di kemudian hari, tidak akan sempurna tanpa adanya kebahagiaan.

Menurut American Psychological Association, mendukung kesehatan mental Si Kecil sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik serta dapat membuat anak bahagia.

Sebab, kesehatan mental anak bisa memengaruhi kemampuan anak untuk sukses di sekolah, dalam pekerjaannya, maupun sebagai anggota masyarakat di kemudian hari nanti.

Kondisi kesehatan mental yang baik dapat memberikan Si Kecil kesempatan untuk mengeluarkan potensi dirinya lebih optimal, menjadi fokus belajar dan meraih prestasi akademis, mengembangkan minat pribadinya, bijak dalam memilih teman, serta hal lain yang mendukung kesuksesannya ketika ia tumbuh besar dan dewasa nanti.

Baca Juga :   Serunya Nikmatin Musim Dingin Bareng Keluarga Tanpa Harus ke Eropa

Supaya kesehatan mental anak terjaga, Moms harus terus memberikan kasih sayang padanya. Teruslah mengamati perilakunya, mengajaknya berkomunikasi, dan mengawasi lingkungan di mana ia bermain. “Semua ini dilakukan agar kesehatan mental bayi tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya,” ujar Jerry Bubrick, seorang psikolog klinis di Child Mind Institute.

Berikut ini adalah cara untuk menjaga kesehatan mental anak:

1. Membangun Percaya Diri Si Kecil

Moms, bisa memujinya saat sukses melakukan hal baru, mengarahkan Si Kecil menemukan minatnya sesuai bakat dan keinginannya, tidak menekan Si kecil dengan sikap yang membuat ia berhenti mencoba, sampai Moms harus selalu berkata jujur dan mengakui kesalahan yang Si Kecil perbuat ketika ia memang melakukan kesalahan.

Baca Juga :   Kerusakan Alam dan Etika Membangun Ekonomi Lingga

2. Mendorong Si Kecil Bersosialisasi

Bermain dengan teman sebayanya sangat diperlukan supaya Si Kecil bisa belajar hidup berdampingan dengan orang lain. Hal ini juga perlu supaya ia mengenali potensi dalam dirinya, baik kelebihan maupun kelemahannya.

3. Membiarkan Bermain dan Menikmati Proses

Moms, banyak orang tua yang menganggap bermain hanya aktivitas bersenang-senang saja, padahal waktu bermain merupakan momen yang amat berharga untuk anak-anak pada usianya. Melalui sesi bermain, anak belajar berbagai hal, meningkatkan kreativitas, memecahkan masalah, dan juga mengendalikan diri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here