TANJUNGPINANG, deltakepri.co.id — Sebanyak 147 jamaah haji asal Kota Tanjungpinang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Tanah Air melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Selasa, 2 Juni 2026.
Para jamaah sebelumnya menyeberang dari Batam menggunakan kapal cepat Oceana setelah tiba dari Arab Saudi melalui Embarkasi Batam.
Kedatangan mereka disambut Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Prosesi penyambutan berlangsung hangat dengan tradisi tepuk tepung tawar menggunakan beras kunyit sebagai ungkapan rasa syukur atas kepulangan para tamu Allah tersebut.
Lis Darmansyah mengaku bersyukur seluruh jamaah yang tiba dapat kembali ke Tanjungpinang dalam keadaan sehat.
Namun, ia mengajak masyarakat untuk mendoakan dua jamaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
“Alhamdulillah jamaah kita kembali dalam keadaan sehat. Mari kita doakan dua jamaah yang masih dirawat agar segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” kata Lis.
Suasana haru terlihat di area pelabuhan saat keluarga menyambut kedatangan para jamaah.
Tangis bahagia dan pelukan hangat mewarnai pertemuan kembali setelah lebih dari sebulan menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), Hariyun Sagita, mengatakan rombongan jamaah asal Tanjungpinang menjalani rangkaian ibadah haji dengan baik sejak tiba di Madinah hingga pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Menurut dia, lokasi penginapan jamaah di Madinah berada tepat di depan Masjid Nabawi sehingga memudahkan jamaah beribadah selama berada di kota tersebut.
Meski demikian, cuaca ekstrem menjadi tantangan selama pelaksanaan ibadah haji.
Suhu udara yang semula berkisar 33 hingga 35 derajat Celsius meningkat hingga di atas 40 derajat Celsius menjelang puncak haji.
“Kondisi cuaca membuat sebagian jamaah mengalami kelelahan. Namun tim kesehatan terus melakukan pendampingan, termasuk menyediakan oralit untuk mencegah dehidrasi,” ujar Hariyun.
Ia menjelaskan dua jamaah asal Tanjungpinang yang belum dapat kembali bersama rombongan adalah Latifah dan Siti Rachel.
Keduanya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi karena mengalami gangguan kesehatan.
Meski demikian, secara umum seluruh rangkaian ibadah haji jamaah asal Tanjungpinang berlangsung lancar dan dapat diselesaikan dengan baik.
Penulis: Indra
Editor: Red












